PISANG KEPIT KHAS BANJAR TEMBILAHAN

Dokumen pribadi

Dokumen pribadi

Dokumen pribadi

Menu yang satu ini sudah langka di Kota Tembilahan. Dulu saat saya kecil menu ini menjadi idola dan pilihan cemilan kesukaan saya. Kuliner  ini sangat tradisional banget dengan harga murah dan bahannya mudah ditemukan serta pembuatannya juga tidak ribet. 

Berhubung saya lihat ada pisang awak kalau masyarakat Tembilahan menyebutnya atau pisang batu. Pembuatannya juga simpel dengan bahan yang tersedia di pasaran. Saat membuat ini penjepit dan pembakar tidak ada. Saya akhirnya menjadikan plastik bungkus setengah kilo dijadikan dua sebagai alas dan atas untuk mengepitnya dan menggunakan papan penghiris. Sementara pembakaran tidak ada, saya jadikan seng sebagai alas dan daun pisang sebagai alas dan atasnya untuk menghambat pisang tidak angus.

Bahan - bahan 
  • 7 buah pisang awak/batu dikupas kemudian dibakar di atas kompor
  • 2 lbr daun pandan
  • Parutan keju
  • Parutan coklat batangan
Bahan Rebusan 
  • 1/2 ons gula aren atau gula merah yang diiris atau disesuaikan
  • 5 sdm makan coklat batangan yang sudah diiris halus
  • 1 sdt garam
  • 2 sdm gula putih
  • 1 sdm tepung maizena sebagai pengental

Cara Penyajian 
  • Pisang yang sudah masak dipembakaran kemudian diangkat dan dikepit menggunakan kepitan sampai kira-kira pipih sesuai keinginan
  • Letakkan di atas piring yang akan dihidangkan
  • Rebusan yang sudah masak tadi siramkan di atas pisang yang sudah dipipihkan
  • Taburkan keju atau parutan coklat, bisa juga meses dan parutan kepala yang sudah dikukuskan dengan diberikan sedikit garam sebagai topingya




Komentar