MENGENAL LEBIH DEKAT PUSPA KIRANA, FOUNDER 30 HABE YANG INOVATIF DAN KREATIF




Sumber poto : Pribadi (founder sebelah kanan)

Gerakan literasi yang dibangun oleh sebuah komunitas ataupun organisasi semakin menggurita tiga tahun belakangan ini. Gerakan ini bukan sekadar hadir begitu saja, tetapi sudah melalui proses panjang dan kedisiplinan waktu yang dilaluinya. Para perintis yang sudah bertumpu rumus uuntuk menghadirkan sebuah komunitas ataupun organsasi yang menginspirasi banyak orang akhirnya pun dilirik oleh guru-guru ataupun masyarakat umum yang haus akan ilmu.

Perjuangan para founder dalam menghadirkan komunitas yang penuh dengan kreatifitas dan inovasi tidaklah datang dengan sendirinya. Tetapi mereka sudah memulai dari awal yaitu dirinya sendiri. Ketika semua sudah dirasa cukup mereka mencoba berbagi dan menghadirkan kebermanfaatan ini melalui jaringan sosial khususnya dunia maya, baik melalui telegram, whatsApp, Facebook, dan lainnya.

Pertumbuhan literasi yang semakin cepat terbukti dari banyaknya antrian buku ber-isbn di Perpusnas RI. Percepatan ini tidak terlepas dari berbagai organisasi dan komunitas yang peduli dengan perkembangan literasi. Karena bangsa yang memiliki peradaban yang tinggi adalah bangsa yang masyarakatnya yang literast. 

Kepedulian itulah yang tumbuh pada diri seorang wanita sebagai founder 30 hari berkarya (30 habe) yang bernama lengkap "Leny Puspadewi" yang biasa dikenal dengan "Puspa Kirana" untuk nama penanya. Sosok wanita muda yang memiliki dua orang buah hati yang bernama Salsabila Athaya Zahra dan Naufan Haidar Faza dari pernikahannya dengan Fauzi Rachmanto. Sosok wanita hebat yang terlahir dari pasangan hebat dari seorang ayah bernama Maman Hidayat (alm) dan ibu bernama Dedeh Djuariah.

Sosok wanita muda yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga ini juga sebagai seorang penulis yang sebelumnya ia pernah juga menjadi seorang dosen di Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjajaran (HI FISIP UNPAD) tahun 1996 s.d 2017, dan juga Pemilik Bisnis Busana Muslim 2008-2017. 

Puspa Kirana menyelesaikan pendidikan S1-nya di FISIP HI UNPAD, kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana S2 di FISIP UI jurusan Ilmu Politik. Pengalamannya dalam menulis dan bergabung dengan berbagai komunitas membuatnya memiliki keilmuan yang baik dan konsisten dalam bidang yang digelutinya. Berikut pengalaman organsisasi yang diikutinya adalah ;

1. Founder dan admin Komunitas Menulis 30 Hari Berkarya
2. Anggota Komunitas Menulis Kamaksara
3. Anggota Komunitas Klub Suka Buku
4. Anggota Komunitas Bisnis Tangan Di Atas

Tidak gampang dan mudah untuknya bisa menghadirkan dan bertahan dengan waktu yang cukup lama. Semua ini terjadi karena adanya dedikasi yang tinggi dan kepercayaan yang dibangun oleh para founder.  Tiga puluh berkarya adalah salah satu dari sekian banyak komunitas yang dirasakan memberikan manfaat bagi banyak orang. Komunitas yang menghadirkan semangat baru bagi para penulis khususnya penulis pemula. Komunitas yang dibangun oleh wanita-wanita hebat ini sangat perlu diapresiasi yang tinggi oleh banyak penulis. Kehadiran 30 habe sangat memberikan kontribusi yang positif bagi dunia menulis saat ini.

Sebagai seorang founder ia pun menghasilkan beberapa karya yang diterbitkan dan sudah bisa dinikmati oleh banyak pembaca. Di antaranya adalah :

Buku Solo:

1. The Journey of Empowered Moms, Stiletto Indie Books, 2017
2. Menjemput Jodoh Impian, Mer-C, 2018

Buku Antologi:

1. Cinta di Tepian Mair (cerpen), Cerita Kata, 2019.
2. Pengagum Akhirat, Tinta Medina, 2019.
3. Satu Atap Berjuta Cinta (cerpen), Jejak Publisher 2018.
4. Melodi Rindu (cerpen), Raditeens, 2018.
5. On Becoming Great Role Models, One Peach Media, 2018.
6. Merajut Kasih, Merengkuh Surga, Jejak Publisher, 2018.
7. Broken Tak Selalu Patah, NuBar, 2018.
8. Pergulatan Ikhlas dan Bahagia, Ellunar Publisher, 2018.
9. Writerpreneur, Penerbit Mecca, 2018.
10. I Can’t, Nulis Yuk, 2018.
11. Suara Alam, Inspirator Academy, 2017.
12. Our Hijab Stories, NulisBuku.com, 2010.

 Sumber poto : Pribadi

Sumber poto : Pribadi

Kehadiran 30 habe yang ia jalankan dengan berbagai inovasi dan kreatifitas sangat memberikan nilai positif bagi para penulis. Manajemen yang dibangun dengan sistem yang bagus menjadi pilihan para penulis dalam berkarya dan belajar menulis dengan diiringi berbagai tantangan yang membuat setiap penulis terpacu untuk berkarya. Motivasi seorang wanita bernama "Puspa Kirana" berbagi kebaikan melalui tulisan tidak hanya sekadar sebuah kalimat motivasi tetapi ia terapkan dalam membangun komunitasnya. 

Ada beberapa kelebihan dalam komunitas 30 habe yang dibangun, di antaranya adalah :

  • Konsistensi para admin yang sudah dibekali oleh founder dalam memanajemen laporan yang secara teroganisisr dan baik
  • Adanya pengklasifikasian penulis di setiap waktunya baik yang baru maupun lama sesuai saat mereka sudah ikrar dan mendeklarasikan diri secara publish
  • Laporan yang runut yang dibebankan kepada peserta yang mengikuti harus konsisten membuat laporan tertulis yang dikirim via Facebook dan WhatApp
  • Tulisan yang dikirim paling lambat setiap harinya jam 00.00 wib, jika lewat maka penulis harus mengulang dari awal.
  • Tantangan setiap putarannya selama 1 bulan (30 hari) penuh tanpa jeda dimulai dengan deklarasi dan diakhir dengan hari ke 30.
  • Menulis berjenjang sesuai dengan putaran yang diberikan dari putaran I sampai putaran ke VI
  • Putaran I sebagai upaya membangun semangat peserta dengan menulis bebas tanpa tema
  • Putaran ke II mulai meningkat tantangannya diberlakukan ada 1 minggu bertema. Tema yang diangkat boleh dijadikan atau diposisikan untuk minggu I, atau ke II, III, ataupun ke IV. Yang jelas dalam 1 bulan ada 1 minggu bertema. Misal tema pendidikan dijadikan minggu kedua, maka penulis harus menulis pada minggu ke II adalah tulisan bertema pendidikan.
  • Putaran ke III tantangan meningkat lagi diberlakukan ada 2 minggu bertema. Tema yang diangkat boleh dijadikan atau diposisikan untuk minggu I, atau ke II, III, ataupun ke IV. 
  • Putaran ke IV tantangan terus meningkat lagi diberlakukan ada 3 minggu bertema. Tema yang diangkat boleh dijadikan atau diposisikan untuk minggu I, atau ke II, III, ataupun ke IV. 
  • Putaran ke V tantangan meningkat lagi diberlakukan ada 4 minggu atau 1 bulan penuh dengan tema. 
  • Tantangan pada putaran ke VI lebih meningkat lagi dengan waktu 90 hari mampu menerbitkan buku solo. Pada tantangan ke 6 ini tidak hanya menulis tetapi juga membuat rencana menulis (outline), swasunting, mencari dan mengajukan naskah ke penerbit. 
  • Setiap akhir putaran jika peserta selesai akan mendapatkan apresiasi berupa sertifikat 30 habe dari komunitas sesuai putaran yang diselesaikan oleh peserta.
  • Setiap sessionnya ada diskusi online via WhatsApp dengan menghadirkan berbagai narasumber yang berkompeten di bidangnya. Khususnya dalam dunia tulis menulis.
  • Selalu menggunakan hastag yang bisa dilihat dengan mudah seperti menulis menebarkan kebaikan, semua bisa menulis, putaran ke ... , day ... putaran ... batch ... menjadi salah satu hastag yang membangun semangat bagi penulis.

 Sumber poto : Pribadi 

(Sertifikat yang didapatkan oleh peserta setiap tantangannya. "Tantangan I")


  Sumber poto : Pribadi 

(Sertifikat yang didapatkan pada "Tantangan II")


   Sumber poto : Pribadi 

(Sertifikat yang didapatkan pada "Tantangan III")


   Sumber poto : Pribadi 

(Sertifikat yang didapatkan pada "Tantangan IV")


 Sumber poto : Pribadi 

(Sertifikat yang didapatkan pada "Tantangan V")



Sumber poto : Pribadi
(Sertifikat yang didapatkan pada "Star of The Week" berbagi sebagai narasumber)


  
Ketika penulis berhasil mengalahkan berbagai tantangan dari putaran I sampai dengan V, maka pada putaran ke VI para peserta akan bertemu dengan beliau sebagai seroang narasumber pada putaran ke enam.
  
Melihat dari kelebihan 30 habe, sebenarnya ini menjadi salah satu langkah awal dalam berkarya untuk menghasilkan karya nantinya berupa buku ataupun tulisan-tulisan inspiratif yang bisa bermanfaat bagi banyak orang. Tiga puluh habe mampu menghadirkan itu semua bagi setiap orang yang mau berproses menulis dan berkarya. Proses inilah yang coba dibangun oleh 30 habe melalui komunitasnya yang kini sudah menggurita dan dirasakan manfaatnya bagi banyak orang. 

Komunitas ini pun ternyata banyak menghantarkan para penulis yang akhirnya tulisannya menjadi buku yang bisa dinikmati oLeh para pembaca dan menjadikan perbukuan di Indonesia semakin meningkat. Semua tantangan-tantangan yang ia hadirkan dalam rangka menjembatani proses bagi setiap penulis pemula untuk lebih baik lagi kedepannya.

Nuansa komunitas inilah yang dihadirkan para founder dan admin dalam memberikan nuansa yang berbeda dan spirit untuk meghadirkan para penulis yang akan memberikan kontribusi bagi dunia kepenulisan yang akan diisi oleh para penulis nantinya. Barakallah.

Disela-sela kesibukannya dalam menjalankan komunitas 30 habe dan proyek buku lainnya, saya menyempatkan beberapa pertanyaan kepada founder 30 habe ini.

Apa motivasi ibu yang melatarbelaknagi berdirinya 30 habe

Sebagai penulis pemula, saya membutuhkan teman untuk menyemangati dan berdiskusi agar bisa konsisten menulis dan menerbitkan buku dengan kualitas bagus. Saya pikir banyak juga teman-teman penulis yang memiliki kebutuhan sama dengan saya. Sekalian juga mengajak makin banyak teman-teman penulis untuk berbagi kebaikan melalui tulisan.

Sudah berapa lama 30 habe berdiri

Lebih dari setahun lalu, kalau tidak salah kita mulai bulan Oktober 2018.

Bagaimana perjuangan ibu saat mendirikan 30habe dan kendala apa yang dihadapi

Sebetulnya lebih banyak sukanya dalam proses mendirikan 30 HaBe. Saya jadi banyak berinteraksi dengan sesama founder. Makin semangat menulis karwna sering berdiskusi dengan para anggota. Yang menjadi tantangan adalah membagi waktu saya pribadi untuk tetap bisa menjaga kehadiran 30 Habe di antara aktivitas menulis dan membaca saya yang makin meningkat karena saya juga aktif di beberapa komunitas menulis lain. Namun, bantuan para founder serta kebaikan dan keseriusan para anggota membuat saya terus berusaha membuat 30 HaBe bisa bermanfaat lebih banyak bagi mereka yang tergabung di dalamnya.

Maksd founder di sini ada lebih dari satu?

Iya, ada 4 founder tetapi yang aktif hanya 2.

Berapa group seluruhnya 30 habe dan berapa orang seluruh admin yang ada

Ada 4 grup WA: Grup umum untuk pelaporan tulisan dan sharing segala hal yang berhubungan dengan kepenulisan kepada semua anggota, grup admin, grup founder, dan grup khusus untuk para anggota yang mengikuti Putaran 6. Sekarang ini ada 4 founder dan 4 admin (dua admin adalah founder).

****

Bagi yang ingin berteman, beliau bisa dihubungi di :






Komentar