DEBBY LUKITO, RELAWAN KOMUNITAS KANADITYA LULUSAN LUAR NEGERI YANG MENGABDIKAN DIRI UNTUK SOSIAL MENGUKIR PRESTASI TINGKAT DUNIA


Sumber Poto : Narasumber

Sumber poto narasumber : Diskusi 

Sumber poto narasumber : 
Residensi Penulis di Inggris (mentoring anak-anak SD dalam kelas menulis)

Gencarnya gerakan nasional menjadi peluang bagi setiap orang untuk bisa terlibat dan menggerakkan. Menjamurnya berbagai komunitas yang ikut dalam menggerakkan literasi bukanlah hal yang mudah. Karena gerakan yang terbangun pure karena panggilan hati. Mereka tanpa dibayar bahkan terkadang dari dana sendiri untuk menggerakkan literasi. Menjamurnya berbagai komunitas yang mengambil bagian dalam gerakkan literasi di setiap provinsi maupun daerah di Indonesia menjadi angin segar bagi perkembangan literasi. Munculnya kehadiran mereka memberikan wadah bagi setiap orang. 

Gerakan menginspirasi ini pun terbangun karena kesadaran yang tinggi dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar akan pentingnya literasi untuk masyarakat. Kemajuan suatu negara ataupun daerah salah satu faktor terpenting adalah perdaban yang tinggi dimulai dengan masyarakat yang literat. Untuk membentuk masyarakat literat perlu adanya suatu upaya perubahan mindset yang harus dimulai dari pribadi-pribadi yang memiliki loyalitas dan totalitas dalam menggerakkan. Salah satu komunitas yang ikut andil dalam gerakkan mencerdaskan masyarakan adalah Taman Bacaan Masyarakat atau yang lebih dikenal dengan TBM. 

Sosok wanita dengan segudang prestasi yang menjadi relawan sosial dalam gerakan literasi dibawah naungan TBM ini bukan wanita biasa. Banyak pengalaman dan prestasi yang sudah ia torehkan. Kali ini pun saya mengangkat sosok wanita dari Pulau Dewata Provinsi Bali yang berjuang dalam bidang pendidikan dalam sebuah naungan komunitas yang ia beri nama "Komunitas Kanaditya" sekaligus ia selaku pendiri.

Wanita kelahiran di Kota Surakarta yang biasa disapa dengan Debby memiliki nama lengkap "Debby Lukito Goeyardi, B.Sc" seorang lulusan Business Administration Faculty dari Luar Negeri tepatnya di Kennedy-Western University, California, USA. Saat ini beberapa jabatan dipegangnya sebagai sosok wanita yang peduli dengan pendidikan. Di antara jabatannya adalah Pendiri dan Pembina Komunitas Kanaditya, Ketua Forum TBM Kota Denpasar, Pegiat Literasi – Kemendikbud, SCBWI’s Assistant Regional Advisor, Sekretaris dalam organisasi Sahabat Perpustakaan Kabupaten Badung. Pekerjaannya sehari-hari sebagai ibu rumah tangga yang produktif dalam berkarya. Bakat dan minatnya sebagai seorang penulis buku, editor buku, penerjemah dan movie subtitle translator (penerjemah teks film). 

Wanita yang memiliki hobi membaca, memasak, traveling, berkebun, menjahit, kolektor autograph dari para pemimpin dunia dan numismatic ini merupakan sosok yang tak pernah diam dan ingin selalu bergerak untuk bisa berbuat. 

  • Terpilih sebagai Ketua Forum TBM kota Denpasar periode 2019 – 2024 pada tanggal 26 Juli 2019
  • Team fasilitator untuk Residensi Pegiat Literasi 2019 – Literasi Budaya & Kewargaan di TBM Kedai Proses – Rangkasbitung (26 – 29 Juli 2019)
  • Terpilih sebagai tim fasilitator untuk Residensi Penggiat Literasi 2019 yang diadakan oleh Kemendikbud dan berlangsung di Kampoeng Buricak Burinong – Sumedang (Jawa Barat, 22 – 25 April 2019)
  • Menerima Indonesia Market Focus Grants dari British Council United Kingdom yang merupakan program untuk mempromosikan Indonesia sebagai Market Focus Country selama London Book Fair 2019. Selama menjalani grants di Negara Inggris, bekerja sama dengan Norwich’s National Centre for Writing (Inggris, 12 Maret – 9 April 2019)
  • Ilustrasi buku ‘Rumah Burung Gatotkaca’ terpilih dan dipamerkan selama the International Children Content’s Rights Fair 2018 / ICCRF 2018 di Chiang Mai – Thailand (29 November – 2 Desember 2018)
  • Komunitas Kanaditya masuk dalam jajaran 20 besar TBM Kreatif-Interaktif dari Kemendikbud (8 September 2018)
  • Buku cerita anak bergambar Ketika Paman Kala Diam terpilih dalam ’Best Illustrators Gallery dan dipamerkan di AFCC 2018 / Asian Festival of Children’s Content – Singapura (24 Agustus – 23 September 2018)
  • Komunitas Kanaditya terpilih sebagai salah satu finalis ‘Jawa Pos – Tangkis: 15 Inspiring Community’ dan acara diadakan di Surabaya (10 Desember 2017)
  • Residensi penulis ke negara Inggris selama 1,5 bulan dengan beasiswa penuh dari Komite Buku Nasional dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (pengumuman pada tanggal 30 April 2017). Residensi dijalani: 27 September – 5 November 2017
  • Buku cerita anak bergambar ‘Ketika Paman Kala Diam’, Waktunya Cepuk Terbang, Kreasi Unik Botol Plastik dan 101 Life Hacks for Teens terpilih untuk dipamerkan di pavilion Indonesia selama the 69th Frankfurt Book Fair 2017 (11 – 15 Oktober 2017)
  • Buku cerita anak bergambar “Waktunya Cepuk Terbang” meraih juara 2 dalam Samsung Kids Time Author’s Award 2016 oleh National Book Development Council of Singapore. Penyerahan penghargaan pada tanggal 25 Mei 2016 di Singapura. Buku ini juga terpilih untuk dipamerkan di Bologna Children’s Book Fair 2017 dan terpilih masuk dalam ‘Best Illustration Gallery’ di AFCC 2017 (5 – 25 Mei 2017)
  • Cerita pendek berjudul More than Just an Ordinary House Wife berhasil menjadi pemenang dan meraih posisi Top 5 dalam ajang ‘Come On Inspire’ yang diadakan oleh Bank OCBC NISP pada bulan Agustus 2016
  • Buku cerita anak bergambar ‘Waktunya Cepuk Terbang’ terpilih untuk dipamerkan di 23rd Beijing International Book Fair (24 – 28 Agustus 2016) dan The 68th Frankfurt Book Fair (19 – 23 Oktober 2016)
  • 2015 International Hidden Eco Hero Award yang diadakan oleh Tunza Eco-generation dan UNEP (United Nations Environment Program) atas dedikasi pada lingkungan hidup dan menjadi sukarelawan pengajar untuk anak-anak yang kurang mampu
  • Juara 1 – “Me and Mom on Super Breakfast Cooking Competition” yang diadakan oleh Media Anak (Media Group: Media Indonesia & Metro TV) di Jakarta dalam event “Reporter Cilik 2014” (8 November 2014)
  • Juara 3 - ‘Sushi-Making Competition’ di Sushi Tei Bali (13 Mei 2012)
  • Penghargaan MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) untuk kategori “Penulis Buku Autograph Pertama” dan “Kolektor Autograph Terbanyak” (3 Februari 2010)
  • Juara 4 - Kartini Day Speech Competition di Taman Rama School Denpasar (21 April 2005)
  • Secretary of the Year” in College of English for Business – Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga (1993)


Sosok wanita yang memiliki ketertarikan dengan dunia kepenulisan yang berhubungan dengan travelling, budaya, sejarah, lingkungan hidup, dunia anak dan dunia remaja ini ternyata juga memiliki keahlian dalam memasak. Keahlian ini ia buktikan dengan mengikuti audisi master chef session 7.  Pendidikan formal yang pernah ia tempuh yaitu   SD Marsudirini Surakarta, SMP PL Bintang Laut Surakarta, SMA Negeri 3 Surakarta, dan Kennedy-Western University, California, USA – Business Administration Faculty. Sementara untuk pendidikan non formal ia tempuh dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kualitas dirinya dalam berbagai bidang. Berikut beberapa pendidikan non formal yang pernah ia ikuti ; 

  • Team fasilitator untuk "Residensi Pegiat Literasi 2019 – Literasi Budaya & Kewargaan" di TBM Kedai Proses – Rangkasbitung (26 – 29 Juli 2019)
  • Sertifikasi Editor dan Penulis yang diadakan di Penerbit Tiga Serangkai Solo (Solo, 20 Mei 2019)
  • Team fasilitator untuk "Residensi Pegiat Literasi 2019" di Kampung Buricak Burinong – Sumedang (22 – 25 April 2019)
  • "Workshop Residensi Penulis Indonesia" yang diadakan oleh KBN / Komite Buku Nasional (Jakarta, 29 November – 1 Desember 2018)
  • Active Citizens Social Enterprise (ACSE) yang diadakan oleh British Council Indonesia (Surabaya, 10 – 15 November 2018)
  • Kelas Skenario Ernest Prakasa di Artotel Bali (15 Juli 2018)
  • Residensi Penggiat Literasi yang diadakan oleh Kemendikbud di TBM Warabal – Bogor (3 – 6 Juli 2018)
  • Writer’s Workshop oleh Room to Read USA & Provisi Education dengan tema “Scaling Positive Impact: Establishing Libraries and Publishing Children’s Books with Partner in Indonesia”  - Cycle III di Yogyakarta pada tanggal 17 – 20 Januari 2018
  • Writer’s Workshop oleh Room to Read USA & Provisi Education dengan tema“Scaling Positive Impact: Establishing Libraries and Publishing Children’s Books with Partner in Indonesia”  - Cycle II di Yogyakarta pada tanggal 18 – 21 Agustus 2017
  • AFCC 2017 (Asian Festival of Children’s Content) yang diselenggarakan pada tanggal 17 – 21 Mei 2017 di Singapura (sudah terdaftar untuk launching 2 buku dan akan mengisi sesi ‘Making Simple Balinese Doll and Have Fun with KPBA Bali’). Judul buku: ‘Ketika Paman Kala Diam’ (picture book) dan ‘Bekal-Bekal Yummy’
  • Kongres "Persatuan Penulis Indonesia SATUPENA" di Solo tanggal 26 – 29 April 2017
  • Women Leadership & Women Empowerment Conference 2017 diselenggarakan pada tanggal 9 Maret 2017 oleh Kemenko PMK di Jakarta
  • Writer’s Workshop oleh Room to Read USA & Provisi Education dengan tema “Scaling Positive Impact: Establishing Libraries and Publishing Children’s Books with Partner in Indonesia” di Lembang, Bandung pada tanggal 17 – 20 September 2016
  • Bimbingan Teknis untuk penulisan buku referensi pendidikan anak tentang “Seri Pengenalan Budaya, Kepercayaan dan Tradisi” yang diadakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia di Bogor pada tanggal 1 – 3 Mei 2016
  • Pelatihan yoga dengan tema The Art of Yoga Sequencing dengan instruktur yoga Carlotta Castangia di Athaya Studio Denpasar pada tanggal 30 April 2016
  • “Workshop Penulisan Buku Cerita Anak yang diadakan oleh Yayasan Literasi Anak Indonesia di Denpasar – Bali pada tanggal 5-9 April 2016
  • Environmental workshop selama 2016 Global Youth Eco-Leadership Summit di Seoul – Korea Selatan dengan tema “Sustainable energy for young generations”, sebagai Chaperonedari Patricia Cornelia Fei Goeyardi yang terpilih mewakili Indonesia
  • Baking class – kursus eksklusif membuat Roti dan Kue di Master Roku Denpasar selama 2 bulan (November – Desember 2015)
  • Writer’s Workshop oleh Room to Read USA & Provisi Education dengan tema “Scaling Positive Impact: Establishing Libraries and Publishing Children’s Books with Partner in Indonesia” (Lembang, Bandung pada tanggal 27-30 January 2015)
  • Coursera Short Courses – Distance Study dari Stanford University, tentang Child Nutrition and Cooking (2014)
  • Pelatihan Menulis Online Harian Online Kabar Indonesia (PMOH), kelas Fiksi angkatan III tahun ajaran VI, 2014.
 Sumber poto narasumber 

  Sumber poto narasumber
 Sumber poto narasumber :
Mengenalkan Gatotkaca dari buku saya "Rumah Burung Gatotkaca" di Inggris


Dengan banyak pendidikan non formal yang ia ikuti semakin mengasah kemampuan dan kualitas dirinya dalam menghasilkan berbagai karya. berikut karya-karya yang pernah diterbitkan baik karya sendiri maupun karya terjemahan yang pernah ia tuliskan serta karyanya yang akan terbit ;

Buku-buku yang sudah diterbitkan ;
  • Antologi Puisi ’Merajut Mimpi’ diterbitkan oleh Penerbit Matahari Pagi (Maret 2019)
  • Buku cerita anak bergambar berjudul ‘Rumah Burung Gatotkaca’ diterbitkan oleh YLAI dan Room to Read USA (September 2018). ISBN: 978-602-6296-23-8
  • Buku cerita anak bergambar berjudul "Rafa si Rafflesia" diterbitkan oleh Penerbit Bestari dan Room to Read USA (November 2018). ISBN: 978-602-341-235-8
  • Buku cerita anak bergambar berjudul "Cepuk Tersesat!" Diterbitkan oleh YLAI (Desember 2018). ISBN: 978-602-6296-27-6
  • Buku ketrampilan ‘Kreasi Unik Botol Plastik’ diterbitkan oleh Penerbit Tiga Serangkai (September 2017). ISBN: 821B01.003
  • Buku non-fiksi ‘101 Life Hacks for Teens’ diterbitkan oleh Penerbit Tiga Serangkai (September 2017). ISBN: 821B01.002
  • Buku adaptasi cerita rakyat ‘Misteri Kebo Iwa di Danau Batur’ diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Agustus 2017). ISBN: 978-602-6477-17-0
  • Buku cerita anak bergambar dengan judul ‘Ketika Paman Kala Diam’ diterbitkan oleh Yayasan Literasi Anak Indonesia bekerjasama dengan Room to Read USA (Mei 2017).  ISBN:978-602-6296-18-4
  • "Bekal-bekal Yummy!" (Kreasi Bekal Roti Tawar Buatan Sendiri) diterbitkan oleh Tiga Ananda / Creative Imprint of Tiga Serangkai (Februari 2017). ISBN: 978-602-366-252-4
  • Buku cerita anak bergambar dengan judul "Waktunya Cepuk Terbang" diterbitkan oleh "Yayasan Literasi Anak Indonesia" bekerjasama dengan Room to Read  USA (Oktober 2015). ISBN: 978-602-0832-81-4
  • Chefpreneur Junior: "Serunya Menghasilkan Uang Dari Dapur" diterbitkan oleh Penerbit Tiga Serangkai (Februari 2015). ISBN: 978-979-045-791-1
  • Craftpreneur Junior: "Serunya Menghasilkan Uang dari Kerajinan Tangan" diterbitkan oleh Penerbit Tiga Serangkai (Februari 2015). ISBN: 978-979-045-792-8
  • Co-author untuk buku panduan remaja berjudul ‘Patricia Cornelia Fei Goeyardi: Menjadi Juara dengan Mencintai Lingkungan’ diterbitkan oleh Penerbit Tiga Serangkai (Juli 2013). ISBN: 978-602-257-283-1
  • Autograph Collector – Hobi Unik yang Jarang Dilirik (Grafindo Litera Media) – Mei 2008. ISBN: 979389654X


Buku - buku terjemahan ;

  • How To Clean Absolutely Everything / Panduan Bersih-Bersih – Yvonne Worth & Amanda Blinkhorn (Metagraf Creative Imprint of Tiga Serangkai) – April 2011.                                    ISBN: 978-602-98553-2-6 
  • Mister Maker – Let’s Make it / Mister Maker – Ayo, Berkarya! (Tiga Ananda – Creative Imprint of Tiga Serangkai) – September 2011. ISBN: 978-602-9111-91-0
  •  Mister Maker – Let’s Make More / Mister MakerCiptakan Kreasimu! (Tiga Ananda – Creative Imprint of Tiga Serangkai) – September 2011. ISBN: 9786029111927
  • Making a world of difference : Inspiring stories of the world's unsung heroes / Jejak-jejak pengubah dunia : kisah-kisah inspirasi para pahlawan dunia di jalan sunyi – Miles Roston (Metamind Creative Imprint of Tiga Serangkai) – January 2012. ISBN: 9786029212
  •  If You Come Softly – Jacqueline Woodson (Gradien Mediatama)
  • Origami XOXO / Origami untuk Sahabat – Nick Robinson & Susan Behar (Tiga Ananda – Creative Imprint of Tiga Serangkai – June 2013). ISBN: 978-602-257-290-9
  • Origami X / Origami untuk Agen Rahasia - Nick Robinson & Paul Harrison (Tiga Ananda – Creative Imprint of Tiga Serangkai – June 2013). ISBN: 9786022572893
  • Star Felties / Kreasi Feltie Angkasa  - Sarah Skeate (Tiga Ananda – Creative Imprint of Tiga Serangkai – June 2013). ISBN: 9796022572923
  • Forest Felties / Kreasi Feltie Hutan – Sarah Skeate (Tiga Ananda – Creative Imprint of Tiga Serangkai – June 2013). ISBN: 978-602-257-291-6
  • Babylonia / Babylonia Mesopotamia & Kelahiran Peradaban – Paul Kriwaczek (Metagraf / Tiga Serangkai publisher – April 2014). ISBN: 6029212885, 9786029212884
Buku - buku yang masih dalam proses penerbitan ;
  • Kreasi Unik dari Jeans dan Kaos ditulis bersama Indah Diana dan Dewa Gede Agung Dharmayasa yang akan diterbitkan oleh Penerbit Tiga Serangkai.
  • Buku referensi berjudul ‘Berinternet Sehat buat Remaja Hebat’ ditulis bersama Suryo Antoni Sukismo akan diterbitkan oleh Penerbit Tiga Serangkai.
  • Buku how-to berjudul ’Yuk Sehat’ akan diterbitkan oleh Penerbit Tiga Serangkai.
  • Buku cerita bergambar ’Biwar dan Nagi’ (adaptasi cerita rakyat Papua)
  • 8 naskah buku cerita bergambar yang sedang dalam proses ilustrasi.

Banyaknya karya yang ia hasilkan membuat sosok seorang penggerak literasi Komunitas Kanaditya ini sangat akrab dalam setiap kegiatan baik skala lokal, nasional, maupun internasional. Ia pun juga sering menjadi pembicara dan juga sebagai peserta pun ia tetap dengan semangatnya mengikuti kegiatan yang diadakan oleh pihak penyelenggara. Berikut ini beberapa pengalamannya dalam setiap kegiatan ;
  • Pembicara di UWRF 2019 (Ubud Writers and Readers Festival 2019) dengan tema ‘Karma & Kindness’ dan ‘Bali’s Art Activists’ (23-27 Oktober 2019). Menjadi juri lomba memasak, pemateri bedah buku dan pembicara kelas menulis dalam acara bertema –Pendidikan Keluarga’ dan ‘Penguatan TBM’ di SPNF SKB kota Denpasar – TBM Yowana Tata (26 September 2019)
  • Menyelenggarakan acara akbar ‘Literasi Untuk Semua’ bersama 200 anak usia Sekolah Dasar di desa Pedahan Kaja – Karangasem yang melibatkan 47 relawan dari berbagai komunitas (25 Agustus 2019)
  • Menjadi pemateri dalam demo memasak bersama 200 orang anggota ‘Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) wilayah Bali (20 Agustus 2019)
  • Menjadi juri Lomba Membaca Nyaring dan lomba memasak di SPNF SKB kota Denpasar – TBM Yowana Tata (16 – 18 Agustus 2019)
  • Mengikuti audisi Master ChefSpecial Hunt untuk Master Chef Season 6 (7 Agustus 2019)
  • Menjadi juri dalam lomba Komik Strip tingkat Nasional dalam acara Festival Literasi Sekolah 2019 – Kemendikbud di the Atria Hotel Serpong Banten (25 – 29 Juli 2019)
  • Menjadi pembicara / instruktur dalam event Festival Literasi Sekolah 2019 – Kemendikbud untuk ‘Literasi dan Keterampilan’ dengan tema ‘Pelatihan Story Telling and Craft’ (Kemendikbud, 26 Juli 2019)
  • Menjadi narasumber dalam acara bedah buku untuk ‘Literasi Baca Tulis’ dengan tema ‘Kisah di Balik Gambar Anak dan buku Anak: Peluncuran dan Bedah Buku’ (Kemendikbud, 28 Juli 2019)
  • Menjadi pembicara dalam workshop Penguatan TBM (Taman Bacaan Masyarakat) dalam Pengembangan Literasi Masyarakat dengan tema ‘Kegiatan Literasi yang Edukatif, Kreatif dan Rekreatif Berbasis Potensi TBM yang Berkelanjutan’ (SKB kota Denpasar, 26 Juli 2019)
  • Menjadi pembicara dalam workshop Pelatihan Penulisan Cerita Anak yang diadakan oleh Guru Berkarya (Balai Bahasa Bali, 13 Mei 2019)
  • Menjadi pembicara dalam workshop penulisan buku anak di Perpusda Cikini Jakarta yang diprakarsai oleh FGL / Fun Garden Literacy (Jakarta, 28 April 2019)
  • Storyteller dan crafter pada banyak acara di sekolah-sekolah, di rumah sakit, di perpustakaan dan sebagainya
  • Menjadi pemateri di "Ubud Writers Festival" (24 – 29 Oktober 2018) dengan tema ‘Spin your Own Story’ untuk anak bertempat di Villa Kitty
  • Menjadi pembicara dan pemateri sebagai Penggiat Literasi – Kemendikbud di "Festival Literasi dan Hari Aksara Internasional 2018" yang diadakan di Deli Serdang – Sumatera Utara dan dihadiri oleh Mendikbud Muhadjir Effendy (6 – 9 September 2018)
  • Diundang oleh UNHCR (United Nations High Commissioners for Refugees) untuk menjadi pengajar tamu bagi 120 pengungsi dari Afghanistan, Somalia, Eritrea dan Ethiopia (Jakarta, 24 – 25 Juli 2018)
  • Menjadi pembicara dan pemateri di "Makassar International Writers Festival 2018" dengan tema ’Serunya Residensi Penulis’ dan ’Storytelling & Craft: Waktunya Cepuk Terbang’
  • Menjadi pembicara di Frankfurt Book Fair 2017 dengan tema ‘Children’s book development in Indonesia
  • Menjadi pemateri di Norwich Lower SchoolUK dengan tema ‘Indonesia’s story: It’s Time for Cepuk to Fly’ – Oktober 2017
  • Pendongeng dan melakukan kunjungan rutin ke berbagai sekolah (2016 – sekarang)
  • Movie subtitle translator di PT. Frestindo Cipta Media Jaya (Maret 2016 – sekarang)
  • Editor buku untuk buku-buku Kristiani di Penerbit Immanuel (Juni 2015 – sekarang)
  • Penulis buku anak bergambar di "Yayasan Literasi Anak Indonesia" di Bali (Januari 2015 – sekarang)
  • Kontributor freelance untuk beberapa media seperti: majalah Gadis, Kompas Anak, majalah Parenting Indonesia, majalah Anakku, A magazine, majalah Bobo, Intisari, Mombi, majalah Prevention Indonesia dan Tabloid Bunda (2004 – sekarang)
  • Advisor untuk Green Team Indonesia, suatu komunitas lingkungan hidup yang diadakan oleh Patricia Cornelia Fei Goeyardi (14 tahun) dan Vanessa Monica Fei Goeyardi (11 tahun) untuk anak-anak dan remaja dengan misi menyebarkan kebaikan untuk lingkungan hidup dan orang-orang yang kurang beruntung. Blog:  www.green-t34m.blogspot.com (February 2012 – sekarang)
  • Kontributor: seruu.com and matawanita.com (Januari 2012 – 2015)
  • Penerjemah buku freelance untuk Penerbit Gradien Mediatama – Yogyakarta  (Februari 2012)
  • Pendiri dan pengurus CREATIVE BOOK CLUB (CBC) – B.A.C.A (Bina Anak Cinta Aksara), suatu klub non-profit untuk meningkatkan minat baca dan kebiasaan membaca pada anak-anak usia Sekolah Dasar   (Juni 2011 – 2013)
  • Administrator untuk "Hastaksara Indonesia"komunitas kolektor autograph pertama di Indonesia (2010 – sekarang)
  • Penerjemah freelance (Inggris ke Indonesia) untuk majalah Parenting Indonesia – Jakarta (2009 – 2012)
  • Penerjemah buku freelance untuk PT. TIGA SERANGKAI (2009 – sekarang)
  • Penerjemah freelance (Indonesia ke Inggris) untuk majalah TEMPO Edisi bahasa Inggris – Jakarta (2008 – 2012)
  • Education programmer di A2Z CORNER – sanggar kreatifitas untuk anak di Denpasar (Oktober 2009 – Oktober 2010)
  • Penerjemah buku freelance untuk Penerbit Grafindo Litera Media - Yogyakarta (Inggris ke Indonesia) pada tahun 2008 - 2009
  • Penerjemah freelance untuk suatu Media Relation yang berbasis di Jakarta – Europe on Screen (terjemahan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris) pada tahun 2008 – 2009
  • Chief Editor and Content Contributor untuk situswww.muda-fashion.com (2008 – 2009)
  • Pengajar tamu untuk mengajar Sains dan kelas memasak secara regular di TK dan SD Taman Raman School Denpasar (2009 – 2011)
  • Pembicara tamu di kelas jurnalistik untuk kelas 11 – 12 di Taman Rama School Denpasar dan mini workshop di Sekolah High-Scope Denpasar (2009)
  • Penulis dan editor untuk majalah kreatifitas anak ‘Talenta Kids (2011 – 2012)
  • Asean Marketing, Inc. – Semarang (Canadian company) sebagai Sekretaris (1994-1996)


Sukarelawan/Volunteer ;

  • Relawan penerjemah untuk proyek UNDP Equator Initiative melalui United Nations Online Volunteer (September 2016 dan April 2017)
  • Relawan penerjemah untuk World Bank Indonesia melalui United Nations Online Volunteer (Februari 2017)
  • Relawan penerjemah untuk proyek UNDP / SECU Translations (United Nations Development Programme / Social & Environmental Compliance Unit) melalui United Nations Online Volunteer (10 Mei 2016)
  • Relawan penerjemah di situs youth-leader.org melalui United Nations Online Volunteer (2014)
  • Relawan ‘kakak pengajar’ bagi anak-anak buruh suwun di "Yayasan Lentera Anak Bangsa" yang berlokasi di pasar Badung Denpasar (Januari 2012 – sekarang)
  • Relawan  “Penyuluh Kesehatan Reproduksi Wanita” bagi wanita dan remaja putri di Yayasan Rama Sesana yang berlokasi di pasar Badung Denpasar (Januari 2012 – 2013)
  • Relawan di Yayasan Mitra Netra – Jakarta dengan mengetikkan buku-buku untuk dicetak dalam huruf Braille dan merekam audio CD bagi para penyandang tuna netra (May 2011 – sekarang)
  • Relawan pengajar untuk kelas memasak dan bahasa Inggris di Panti Asuhan Dria Raba untuk para penyandang tuna netra (Juni 2012 – sekarang)
  • Relawan sebagai Editor in Chief dalam TaRa magazine – majalah sekolah Taman Rama School Denpasar (September 2007 - 2009)
  • Relawan merawat bayi-bayi terlantar di dua panti asuhan
  • Relawan untuk mengunjungi dan memberi dukungan para pasien kanker dari keluarga tidak mampu di Rumah Sakit Sanglah, baik dewasa dan anak-anak. Kegiatan rutin bulanan: bagi-bagi nasi bungkus di bangsal kanker di rumah sakit Sanglah.
 Sumber poto narasumber

Sumber poto narasumber : Juri Festival Literasi Sekolah 2019


Wanita berperakan kcil mungil ini juga memiliki banyak aktivitas keterlibatannya dalam berbagai organisasi khususnya dalam dunia pendidikan ;
  • Anggota Persatuan Penulis Indonesia SATUPENA
  • Anggota SCBWI Indonesia (Society of Children’s Book Writers and Illustrators)
  • Anggota Komunitas Kanaditya, suatu komunitas relawan yang fokus pada literasi, edukasi dan kegiatan sosial untuk masyarakat yang kurang mampu, khususnya anak-anak dan remaja. Komunitas Kanaditya rutin mengajar ketrampilan, memasak, calistung dan mendongeng untuk anak-anak buruh suwun di pasar, anak-anak penderita kanker di bangsal Pudak di RSUP Sanglah Denpasar, anak-anak berkebutuhan khusus dan anak-anak penyandang tuna netra, para warga binaan pemasyarakatan di Lapas Perempuan Kelas II Kerobokan Bali, para refugees binaan UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees) serta anak-anak penderita Thalassemia
  • Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI) / Association of Indonesian Translators sebagai Penerjemah untuk bahasa Inggris ke bahasa Indonesia atau sebaliknya (nomor keanggotaan: HPI 01-15-1572)
  • International Journalists pemegang International Press Card sebagai Reporter dari Kabar Indonesia media (Nomor ID:  A14/09-067)
  • Team penulis dan team fasilitator Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan – Direktorat Kepercayaan dan Tradisi (2016 – sekarang)
  • Team penulis Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI) – (2015 – sekarang)
  • Penulis di Penerbit Tiga Serangkai – Solo (2011 – sekarang)
Disela-sela kesibukannya saya berkesempatan bertemu beliau saat bersama-sama di gedung Kemdikbud RI dalam rangka menghadiri organsiasi penggerak untuk memenuhi undangan Menteri Pendidikan Nadiem Makariem. Namun karena faktor wabah penyakit maka saat organsasi penggerak hanya bisa ditemui oleh Pak Temu Kemdikbud Bidang GTK. Saat itulah saya manfaatkan banyak bercerita dan berdiskusi dengan belaiu terkait gerakan literasi yang ia bangun :

Apa motivasi ibu mendidirikan Komunitas Kanaditya

Dari kecil, sy sdh sering melihat almarhumah ibu sy menjadi relawan. Membantu sana sini. Bahkan ibu sy punya semacam kelad gratis di kampung. Anak2 sekitar sering datang di kelas gratis itu. Ada yg belajar matematika, membaca dsb. Almarhumah ibu sy jg sering mengadakan acara memasak bersama anak2 itu yang nantinya disantap bersama. Mungkin itu salah satu cara almarhumah ibu sy memberi makan gratis utk anak2 itu.

Kanaditya ini berawal dari blusukan sendiri, yg kemudian pak Dewa Gede Agung Dharmayasa juga ikut blusukan. Beliau adalah pengajar di Taman Rama School. Akhirnya lama2 makin banyak yg ikut menjadi relawan dan kelompok ini harus punya nama karena selalu saja ada yg tanya "dari yayasan atau kelompok mana ini?". Adanya komunitas membuat kami makin mudah mengepakkan sayap untuk membantu sesama yg membutuhkan. Masih banyak orang2 baik di Bumi ini yg terkadang mereka tidak tahu bagaimana cara membantu sesama. Adanya komunitas spt ini sangat membantu org2 baik ini. Kanaditya jg berupaya utk memberikan 'kail' , bukan "umpan" dlm artian Kanaditya memberikan ilmu yg bermanfaat bagi masyarakat agar bisa mandiri ke depannya.

Dengan keilmuan ibu di bidang business lulusan luar negeri tentu Ibu memiliki kesempatan yang besar untuk karier tetapi kenapa Ibu hanya menjadi Ibu rumah tangga saja bergulat dengan aktivitas sosial

Bagi saya, ibu memiliki peran besar dalam keluarga, khususnya dalam mendidik dan merawat anak-anak. Seorang ibu juga harus memiliki ilmu atau paling tidak berpendidikan yang baik agar bisa meneruskan ilmu itu pada anak-anaknya. Jika saya berkarir, sepertinya akan kesusahan utk mencapai hal saya angan-angankan untuk anak-anak saya. Keputusan menjadi ibu rumah tangga juga bukan keputusan yang mudah karena sejak kecil saya terbiasa dengan kesibukan. Disela-sela waktu bersama keluarga, saya mengisi waktu luang dengan kegiatan menulis dan melibatkan anak-anak juga untuk ikut kegiatan sosial. Sejak kecil, anak-anak saya sudah terbiasa ikut mengajar anak-anak asuh Kanaditya di pasar hingga ikut kegiatan bersih-bersih pantai. Hal ini juga sekaligus membangun mental dan cara berpikir mereka terhadap sesama dan lingkungan hidup.

Bagaiaman perkembangan komunitas yang Ibu bangun sampai saat ini

Perkembangannya sdh menjadi yayasan resmi sehingga banyak org makin percaya utk terlibat. Krn pandemi covid19, kegiatan2 bersama banyak org tidak bisa dilaksanakan. Namun, kami menjadi "garda belakang" penanggulangan pandemi ini dgn menyediakan asupan gizi bagi para petugas medis, perawat dan tim posko covid19 di bbrp rumah sakit, khususnya RSUP Sanglah. Selain asupan gizi (makan malam, buah, vitamin dll), juga menyediakan APD jika diperlukan. Kami jg memberikan masker dan vitamin utk anak2 buruh suwun binaan kami selama ini

Apresiasi masyarakat ataupun pemerintah daerah di mana komunitas yang ibu bangun bagaimana

Masyarakat mengapresiasi dengan baik, banyak yang menjadi relawan dan donatur. Bagi kami, berbagi tak harus materi. Sebuah ilmu pun bisa menjadi sarana untuk berbagi. Pemerintah juga mendukung, kami pun bekerjasama dengan Dinas Sosial serta Dinas Pendidikan setempat.

Prestasi apa yang membuat Ibu bangga dibanding prestasi lainnya

Prestasi berupa penghargaan ya pasti membuat bahagia dan memacu diri untuk lebih baik lagi. Namun, "prestasi" bagi saya adalah ketika melihat anak-anak asuh Kanaditya mampu mengamalkan ilmu yang kami berikan untuk masa depan mereka. "Prestasi" bagi seorang penulis seperti saya adalah ketika buku yang kita tulis bisa diterima, disukai dan bahkan bisa menjadi inspirasi bagi para pembacanya.

Tujuan hidup Ibu dengan aktivitas sosial ini sebenarnya apa

Sebenarnya bukan tujuan hidup. Tidak ada tujuan apa pun dengan adanya kegiatan sosial ini. Saya melihat ada masalah dalam masyarakat yang perlu diselesaikan dan kami bisa memberi masukan untuk masalah tersebut. Jadi kami lakukan yang bisa kami lakukan. Kami yakin hal-hal kecil bisa berdampak besar suatu hari nanti. Sebenarnya, bukan kami yang menolong orang-orang tersebut tapi merekalah yang "menolong" kami. Senyum bahagia mereka membuat kami bahagia juga. Mereka membuat kami bisa melihat hidup dengan lebih bersyukur lagi.

Apa dampak keuntungan dari perjuangan yang sudah ibu lakukan

Senyum tulus dari anak-anak dan masyarakat yang kami bantu selama ini menjadi suntikan energi bagi kami untuk semakin melebarkan sayap dan tetap semangat membantu mereka yang membutuhkan. Teruslah berbuat baik tanpa ekspektasi apapun. Jadikan perbuatan baik itu sebagai suatu kebiasaan sehari-hari. Alam Semesta mencatat setiap titik kebaikan yang kita lakukan pada sesama, lingkungan dan seluruh makhluk hidup

Dalam komunitas sudah berapa banyak yang terlibat baik sebagai anggota aktif maupun pasif

 Anggota aktif yg artinya mereka juga ada jadwal menghandle kegiatan  (berbagi ilmu) ada sekitar 27 orang, anggota pasif ada 50 orang, tersebar di berbagai daerah, kota dan bahkan luar negeri.

Dukungan konkret pemerintah dengan adanya Komunitas Aditya dalam menggerakkan literasi

Kami cukup sering mengadakan kegiatan dengan dukungan dari dinas pendidikan dan dinas sosial setempat. Tidak dipersulit untuk masalah ijin dan sebagainya. Kami juga beberapa kali mendapat donasi buku dari Kemendikbud.

Apa pesan Ibu kepada rekan-rekan khususnya yang berperan dalam dunia pendidikan


Di Zaman yANg serba kompetitif dan dituntut serba kreatif, sebaiknya kita terus menjadi pembelajar sepanjang hayat. Lakukan segalanya dengan tulus tanpa pengharapan apapun karena alam Semesta mencatat setiap kebaikan yang kita lakukan pada sesama, lingkungan dan seluruh makhluk hidup.

Debby Lukito bisa dihubungi atau jika ingin berdiskusi dan menjadi teman dalam gerakan sosial bisa langsung kontak berikut ini :


E-mail:                                     Lukito1412@gmail.com  
Website:                                  www.debbylukito.com
Instagram:                               @debz1412 / @mamikukoki
Nomor telepon:                       0815-508-9388
Tempat tinggal:                      Denpasar – Bali

Komentar

  1. sangat inspiratif bu Debby
    sesuai dengan pembelajaran di tempat saya mengajar

    BalasHapus

Posting Komentar