DARING, KUNANTI DAN KURASAKAN

Penulis : BHP Riau

Tema : Sisi Positif dan Negatif Daring (Non Fiksi)
Edisi : Kamis, 9 April 2020

Analisis Kebutuhan Telekomunikasi Dalam Jaringan
sumber gambar : internet

"Bro... ikut pembelajaran daring, yuk," ucap Angga pada Andi. 
Sementara alis mata Andi naik dan ekspresinya penuh tanda tanya, 
"Apaan sih daring? kayak darling saja," ucapnya menimpali dengan lugu.

Dialog di atas sebagian orang mungkin memahami apa itu "daring" tetapi tidak sepenuhnya, begitu juga sebagiannya bingung dan tidak mengerti sama sekali. Apalagi terkait dengan hal-hal yang harus dipersiapkan dalam daring tersebut. 

Saya pun baru 3 tahun belakangan ini kenal dengan namanya "daring". Gampang diucapin namun tidak tahu makna dan manfaat yang tersimpan di dalamnya. 

Jadi apa sih sebenarnya daring ?

Daring atau yang dikenal dengan "dalam jaringan" kalau dalam bahasa inggris kita lebih mengenalnya dengan "online" sedangkan istilah lain juga dikenal "luring" atau "luar jaringan" dalam bahasa inggris dikenal dengan "offline". Aktivitas tersebut saya yakin dan percaya kita pernah lakukan tetapi tidak paham dengan penggunaan istilah tersebut. Lebih sering digunakan kata serapan "online dan offline" sementara penggunaan bahasa indonesia itu sendiri kita masih asing. 

Daring memiliki makna tertentu dalam hal yang berhubungan dengan teknologi komputer dan telekomunikasi yang dijadikan sebagai media dalam proses pertukaran iinformasi dan pembelajaran yang terhubung dengan internet. Jika daring segala sesuatunya terhubung dengan teknologi sebagai sentralnya, sementara untuk luring sama sekali terputus artinya pertemuan secara terbuka atau umum yaitu dengan bertatap muka.

Tentunya kemajuan teknologi sangat mempengaruhi aktivitas dalam sebuah proses pertukaran informasi bagi setiap orang ataupun individu. Daring ini tidak hanya saja dilakukan dalam sebuah perusahaan saja tetapi juga dilakukan hampir semua institusi termasuk institusi pendidikan banyak menggerakkan pelatihan-pelatihan yang sifatnya daring. 

Daring ini pun berkembang pesat apalagi disaat mewabahnya virus corona yang terjadi hampir disemua negara merasakan dampaknya. Masa lockdown pun diberlakukan di mana semua sekolah khususnya Indonesia memberikan pembelajaran dengan cara daring. Stay at Home tidak hanya libur dengan santai tetapi pembelajaran diubah menjadi work from home (wfh). Di sinilah peran strategis daring dimainkan dan dirasakan bagi setiap dunia pendidikan.

Masa lockdown covid19 pembelajaran daring menjadi satu-satunya cara untuk dapat menerapkan pembelajaran dalam sebuah institusi pendidikan. Meskipun ada banyak syarat yang berlum terpenuhi untuk melkaukan pembelajaran daring yang disampaiakn oleh pemerintah. Ini semua terkait dengan perangkat dan jaringan yang tersedia di suatu wilayah ataupun daerah.  

Lantas apakah dengan daring semua masalah bisa selesai dengan cepat atau target yang ingin dicapai bisa dilakukan dengan baik. Pertanyaan ini pun akhirnya menjadi menarik untuk dikupas bagaimana peran daring mampu mengatasi atau tidaknya sebauh pembelajaran yang diharapkan. Tetapi sebelum menjawab pertanyaan tersebut ada baiknya kita harus tahu dulu manfaat dari daring.

Manfaat daring dalam pembelajaran 

Pembelajaran daring tentu menjadi solusi dalam menghadapi situasi yang belum tahu kapan berakhirnya di masa lockdown ini. Daring adalah pembelajaran yang paling aman dengan tidak bertemu, bersentuhan, menjaga jarak, tidak tatap muka secara langsung, hingga kondisi kesehatan yang bisa terjaga dengan baik. 

Di bawah ini ada beberapa manfaat atau keuntungan dari dalam pembelajaran ;

1. Tidak ada batasan


Pembelajaran daring tidak dibatasi oleh berbagai hal yang selama ini mengganjal. Baik lokasi tempat, jumlah peserta dalam sebuah ruangan, ataupun jarak. Daring tetap bisa dilakukan dan menjadi fasilitas yang tepat yang tidak terikat oleh sesuatu yang disampaikan di atas. Dalam pembelajaran daring hanya dibutuhkan penyesuaian waktu bagi setiap yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

2. Sangat menyenangkan


Daring menjadi salah satu solusi dalammenyikapi pembelajaran yang membosankan ataupun konvensional. Daring menuntut perlunya rancangan yang baik dan tepat serta media yang bagus dalam penyampaian serta adanya interaktif dari setiap orang dalam pembelajaran tersebut.
 

3. Biaya yang efektif bahkan gratis


Pembelajaran daring tidak menuntut lebih dalam hal masalah biaya, justru daring disetting sedemikian ruaa termasuk dalam hal masalah biaya. Selama ini daring yang dilaksanakan oleh organsiasi profesi Ikatan Guru Indonesia (IGI) hampir disemua kegiatan gratis. Peserta hanya butuh niat, komitmen yang kuat untuk belajar, dan melaksanakan tugas yang diberikan dengan baik seuai petunjuk yang diberikan.

 

4. Sarana Pembelajaran Terbaik


Dalam aktivitas daring semua peserta mendapatkan peluang yang sama untuk belajar dan bahkan mendapatkan tugas baik sebagai host, moderator, dan presenter. Tugas ini pun menjadi sarana pembelajaran bagi setiap peserta untuk bisa terlibat dalam diskusi daring tersebut. 

5. Materi Pembelajaran


Dalam daring banyak ilmu yang didapatkan oleh setiap peserta terkait pembelajaran yang akan diajarkan kepada peserta didik ataupun juga kepada rekan kerja. Pembelajara secara runut dan detail serta adanya panduan menjadikan daring sebagai sarana yang mudah dalam belajar bagi setiap peserta. Contoh materi yang diberikan dalam pembelajaran daring pengelolaan kelas menggunakan google classroom, google form, penggunaan media sparkol dll.

6. Data Tersimpan Dengan Baik


Setiap daring akan terjadinya diskusi yang hangat terkait materi yang diberikan oleh presenter ataupun narasumber dalam kegiatan tersebut. Hasil diskusi akan direkap dengan baik oleh setiap petugas yang diberikan tugas oleh penyelenggara daring. Hasil ini [un bisa kita dapatkan dengan link yang akan disebarkan oleh tim ke medsos.

7. Ilmu Dapat, Sertifikat Dapat


Hampir disemua kegiatan pembelajaran daring akan mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat untuk peningkatan kemampuan dan kualitas diri peserta. Tidak hanya ilmu saja tetapi juga setiap peserta didik akan mendapatkan sertifikat yang lengkap dengan jamnya jika ada tugas yang diberikan dan harus disetor oleh peserta.

8. Kontro yang Mudah


Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa pembelajaran daring sangat memudahkan dalam pengontrolan peserta baik pada penyampaian materi maupun pada saat memberikan tugas dan pengiriiman tugas. Semua waktu sudah tersett dengan baik.

Disamping manfaat, pembelajaran daring pun menyimpan kerugian bagi peserta. Apa saja kerugian yang akan dirasakan oleh para peserta ;

1. Terisolasi 


Walaupun daring memberikan kemudahan bagi setiap orang yang bisa diakses tanpa batas, tetapi daring membuat setiap orang teriolasi dengan pekerjaannya sendiri untuk diikuti bersama banyak orang. Meksipun berbgaai fasilitas diberikan dalam daring seperti konferensi video, media sosial, forum diskusi, dll. Tetapi tetap saja daring dalam kondisi sendiri bekerja.
 

2. Kesehatan

Dalam pembelajaran daring tidak hanya perangkat saja yang menjadi alat yang penting dalam pembelajaran. Tetapi daring membutuhkan fisik yang sehat. Yang sangat berampak dalam pembelajaran daring untuk kesehatan adalah mata dan kondisi tubuh (posisi kerja saat daring).


3. Biaya yang Mahal


Jika ilmu yang didapatkan bisa gratis, tidak halnya dengan quota yang harus terisi setiap melakukan daring. Untuk itu banyak ibu-ibu mengeluh saat dilakukannya pembelajaran daring yang diintruksikan oleh pemerintah maka penambahan biaya untuk mereka belajar daring yang biasanya biaya untuk makan saja sekarang harus disisihkan untuk quota agar bisa mengikuti pembelajaran dan melaksanakan tugas untuk disetor.

4. Sinyal Jaringan


Untuk melakukan daring hal yang paling penting adalah adanya sinyal atau jaringan selama melakukan kegiatan daring. Parahnya lagi jika daring dilakukan di sekolah 3T yang belum sama sekali ada perangkat yang cukup untuk menunjang pembelajaran yang akan dilakukan.

5. Waktu 


Pembelajaran daring tidak serta merta bebas dan sesuai keinginan, akan tetapi pembelajaran daring harus mengikuti waktu yang sudah ditentukan oleh pihak pelaksana dalam kegiatan yang disampaikan. Begitu juga tugas yang diberikan akan diberikan tenggang waktu jadi ada batas dan ketentuan yang sudah diatur.


Begitulah daring, kunanti dan kurasakan dengan segala peluang dan keterbatasa yang ada. Kalau kamu sendiri bagaimana sahabat dengan daring.


Komentar

Nuraeni pasti bisa mengatakan…

Hikmah dari suatu musibah. Kita semua dipaksa untuk menggunakan teknologi, supaya pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.
Terima kasih. Tulisannya sangat informatif dan bermanfaat.