APRESIASI PEMERINTAH UNTUK NURAENI SEBAGAI PENGAWAS BERPRESTASI MENIMBA ILMU DI 5 NEGARA

Sumber gambar : Pribadi

Sumber gambar : Pribadi

 Sumber poto : Nuraeni bersama Ibu

 Sumber poto : Ayah Nuraeni

"Tidak ada yang lebih berharga ketika kenal dan didekatkan dengan orang-orang hebat yang menginspirasi"

Kalimat itulah yang selalu saya bangun dalam mindset saya ketika mengenal orang-orang hebat yang hadir di sekitar saya.

"Hebat itu adalah mereka yang mampu menginspirasi dan berbagi bagi banyak orang"

Tidak salah jika saya tuliskan kata-kata penguat jiwa tersebut untuk setiap orang hebat yang bisa menggerakan dan berbagi ketika memiliki keilmuan. Itulah juga yang akhirnya mempertemukan saya dengan seorang narasumber yang luar biasa.  Beliau membangun kesadaran dan menggerakkan semangat guru di daerah untuk bangkit dan bergerak serta berbagi dengan yang lainnya.

Sosok wanita yang luar biasa bernama "Nuareni" biasa ia disapa dengap panggilan Bunda Nur atau Bunda Nuraeni itulah sapaannya setiap saya mengobrol ataupun komunikasi via medsos dengannya. Beliau seorang pengawas berprestasi nasional dengan segudang prestasi lainnya yang sudah diukirnya. Tidak salah jika saya katakan beliau "bunda inspiratif" bagi anak-anak muda yang hari ini memiliki keilmuan tetapi belum tergerak untuk membangun kesadaran guru lainnya.

Alhamdullillah perkenalan dengan beliau saat acara Workshop Perlindungan Guru Dikdas Tahap III 2019 (WPG Dikdas III) yang diselenggarakan oleh Kesharlindungdikdas di Hotel the Mirah - Bogor tanggal 22 s.d 25 Oktober 2019. Bunda Nur salah satu pemateri dalam acara tersebut. Tidak sembarangan narasumber apalagi yang berasal dari guru bisa menjadi pemateri. Tentunya pencapaian luar biasa itulah yang menghantarkan beliau sampai menjadi narasumber di Kementerian.

Berbicara tentang beliau yang memberikan kontribusi terbesar dalam hidupnya salah satunya kudapatkan dari kisah inspiratif bukunya berjudul "Lelaki dari Pulau Simeulue" ada sedikit kisah prestasi yang dimuat dalam buku tersebut. Bagaimana prestasi beliau mampu membuatnya melangkahkan kaki ke beberapa negara.

Tidak hanya prestasinya saja yang membuatku kagum tetapi satu hal menjadi catatan saya adalah karakternya yang sederhana, tidak sombong meskipun dengan segudang prestasi, dan semangatnya yang selalu berapi-api agar orang-orang yang dikenalnya mau bergerak dalam meningkatkan kompetensi. Semangat beliau yang terus berkobar meski usianya tidak lagi muda namun semangatnya mengalahkan anak-anak muda.

Wanita kelahiran 8 Oktober 1961 ini sudah layak disebut Nenek, tapi tidak dengan semangatnya yang terus membara bergerak bagai bola api yang terus begerak dan membakar disetiap yang disentuhnya hingga di sekitarnya merasakan kebermanfataan dan aura positifnya. Sosok wanita yang selalu tersenyum ramah ini menyelesaikan pendidikan formalnya di SDN 13 Cimahi, SMPN Ciranjang Cianjur, dan SMEAN 1 Cimahi. Kemudian ia melanjutkan S1 ke Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FPOK IKIP) Bandung. Kemudian ia melanjutkan kembali pendidikannya ke pascasarjana S2 Administrasi Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jakarta.

 Sumber gambar : Pribadi

 Sumber gambar : Pribadi

 Sumber gambar : Pribadi

Sumber gambar : Pribadi

Melihat dari penampilannya rasa tidak percaya kalau seorang Bunda Nur adalah guru PJOK, tetapi ketika melihat Curicullum Vitae-nya barulah saya percaya. Tidak banyak wanita memutuskan untuk bergabung dalam satu kelas yang mayoritas umumnya adalah laki-laki. Tetapi dengan sikap dan karakternya yang kuat ia bisa melalui minat dan keilmuannya di bidang tersebut. Pengalamannya menjadi seorang guru PJOK dijalani sejak tahun 1985 s.d 2007 di SMP Negeri 2 Cilaku Kabupaten Cianjur, kemudian tahun 2008 s.d 2012 ia diangkat menjadi kepala SMP, tahun 2013 s.d sekarang ia pun menempati posisi sebagai seorang pengawas SMP di Kab. Cianjur Prov. Jawa Barat. Sosok Nenek hebat ini memilki 4 orang anak dan 3 orang cucu.

Mengenal sosok nenek hebat yang selalu bergerak dan menginspirasi anak muda ini juga yang memg membuat saya percaya penuh ketika beliau ingin mencetak buku saya "Asyiknya Bermatematika Dengan Media". sama sekali saya tidak mengambil keuntungan dan memberikan beliau kebebasan untuk mencetak buku tersebut. Sebanyak 50 buah cetakan kedua yang akan beliau donasikan dengan guru-guru di daerah. Apa yang beliau lakukan sama dengan yang saya impikan akan memberikan yang terbaik buat gruui-guru yang berada di daerah terpencil. Ada kekuatan dan semangat yang mengalir setiap memberikan sesuatu kepada orang lain. Bukan masalah materi tetapi ada kebaikan yang tersirat di dalam yang terkadang tidak mampu dijelaskan dengan kata-kata tetapi dapat dirasakan dari hati,

Kebahagiaan saya  mengenal sosok wanita hebat dengan logat sundanya ini membuat kebahagiaan tersendiri ketika ada seseorang dengan seluruh semangat jiwanya mau berbagi, maka saya pun akan melakukan hal yang sama. Sosok nenek yang sering tersenyum ini adalah sosok contoh tauladan bagi anak-anak muda. Bukan hanya semangatnya saja tetapi prestasi yang diukirnya di usianya yang tidak muda lagi justru membuat penilaian tersendiri dan istimewa terhadap sosoknya. Berikut prestasi yang pernah ia ukir dalam dunia pendidikan.

  • Guru Teladan Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2000
  • Kepala Sekolah Berwawasan Lingkungan Tingkat Kabupaten tahun 2010
  • Pengawas Berpretasi Tingkat Nasional tahun 2018

Selain prestasi yang pernah ia capai, sossok wanita hebat ini pun mendapatkan penghargaan dari Pemerintah maupun dari swasta baik dari tempat ia mengabdi maupun dari pihak Kemendikbud. Di antara penghargaan dan pengalaman yang ia dapatkan di antaranya adalah ;

  • Short course di Singapore tahun 2015 dan 2017 dari LPMP Jawa Barat
  • Seminar STEM di Thailand selama 3 hari tahun 2018 
  • Short course di Jepang Chiba University selama 10 hari tahun 2018 dari Gubernur Jawa Barat
  • Short course di China Universitas Jhiangsu selama 40 hari tahun 2019 dari Kemdikbud
  • Narasumber di SIKK Sabah Malaysia tahun 2019
Pengalaman ke luar Negeri inilah yang menginspirasi beliau juga untuk terus bergerak agar banyak gruu-guru merasakan manfaatnya. Tidak hanya menyampaikan tetapi beliau juga membimbing dan mengarahkan guru-guru yang ingin belajar secara langsung ataupun secara daring dengannya. Wanita yang sudah berpengalaman dengan keilmuan yang dimilikinya ini pun sering diundang menjadi pembicara diberbgaai kesempatan. Beberapa pengalamannya sebagai narasumber di berbagai kegiatan antara lain :

  • Ditjen GTK Kemdikbud Subdit Kesharlindung Dikdas tentang Perlindungan Guru Pendidikan Dasar
  • Ditjen GTK Subdit PKK tentang Literasi
  • Ditjen GTK Subdit Tendik tentang Penyusunan Modul PKB KS dan PS
  • Fasilitator Daerah Sekolah Model dan SPMI LPMP Jawa Barat
  • Pengajar Diklat Calon Kepala Sekolah dan Penguatan Kepala Sekolah di Kemdikbud P4TK TK dan PLB
  • Penggiat Literasi di Kabupaten Cianjur
  • Penggiat UKS di Kabupaten Cianjur
  • Instruktur Nasional di Media Guru Indonesia
  • Narsum di SIKK Sabah Malaysia
Kehebatannya sebagai narasumber bukan hanya ditunjuk atau diundang saja tetapi beliau memnag sudah memiliki beberapa sertifikat keahlian dalam bidang yang ia geluti. Di antaranya adalah 
  • Guru Profesional (Tahun 2007, UPI Bandung)
  • Asesor Akreditasi Pendidikan Dasar (Tahun 2012 – sekarang)
  • Tim Penilai Tata Kelola BOS Tingkat Nasional (Tahun 2014, 2015)
  • Tim Penilai Tata Kelola Sekolah Tingkat Nasional (Tahun 2016,2017)
  • Tim Penilai GTK Berprestasi Tingkat Kabupaten (tahun 2003 sd sekarang)
  • Tim Penilai Angka Kredit Guru dan Pengawas Tingkat Kabupaten (tahun 2015 sd sekarang)
  • Certified Trainer (CT) Licensed by BNSP (2019)
  • Ketua Ikatan Pendidik Penulis Jawa Barat
Sumber poto : Pribadi 
(sertifikat kompetemsi dari LSP Pelatinas)

Baginya kebahagiaan tidak serta merta hanya berfokus pada materi, namun kebahagian akan selalu hadir dalam wujud lainnya jika setiap jiwa ikhlas berbagi. Kalimat penyemangat inilah yang terus menggerakkan jiwanya seakan tidak ada habisnya dan capeknya dalam menggerakkan guru-guru tanah air. Sosok pengawas hebar ini pun tidak hanya mengukir prestasi dan penghargaan tetapi ia juga sebagai seorang penulis yang produktif bagi setiap pengawas yang ada di Kab. Cianjur. Selain itu ia pun merupakan sosok pengawas idealis yang tidak suka dalam kenaikan pangkat harus menggunakan uang atau disuap. Ia sangat memegang prinsif sebagai seorang guru dan pengawas untuk memperbaiki kondisi yang sduah mewabah dalam dunia pendidikan. Hal itu bukan hanya omong kosong yang dia katakan tetapi ia benar-benar memiliki integritas yang tinggi terhadap dunia pendidikan. Ia mendampingi setiap sekolah yang menjadi tempatnya bertugas. Ia pun terjun langsung dengan memberikan pendidikan dan keilmuan yang dimiliki tanpa mau dibayar oleh sekolah karena baginya itu sudah menjadi tanggungjawabnya sebagai seorang pengawas dan justru sekolah sudah membantu tugasnya sebagai pengawas jadi tidak benar jika sekolah harus mengeluarkan dana untuk pengawas yang datang memantau dan mendapingi sekolah yang menjadi kewajibannya. Harapan yang ia lakukan dengan tujuan dunia pendidikan akan berubah dari setiap orang-orang yang peduli dan memiliki tanggungjawab terhadap tupoksinya sebagai seorang pengawas.

Perjuangan beliau pun saya dukung dan saling berkolaborasi untuk pencapaian lebih cepat. Salah satu langkah yang kami lakukan adalah membangun dan mengubah mindset guru untuk berbagi dan semangat meningkatkan kompetensi diri. Di antaranya kami membangun diskusi online di grup wa bersama narasumber yang berkompeten di bidangnya.  Beliau beberapa kali juga diundang dari berbagai komunitas untuk mengisi acara diskusi daring untuk guru-guru seluruh Indonesia.

 Sumber gambar : Pribadi

 Sumber gambar : Pribadi

 Sumber gambar : Pribadi

 Sumber gambar : Pribadi

Sumber gambar : Pribadi

Tanggal 29 Februari 2020 adalah awal momentum yang terbaik ketika ia dan saya berdiskusi bagaimana untuk bisa berbagi dan menginspirasi guru-guru di grup-grup yang dsudah terbentuk. Dari sanalah akhirnya beberapa kegiatan sudah dilakukan mulai dari narasumbernya guru, pengawas, praktisi pendidikan, hingga master-master dalam bidang literasi. Beberapa guru berprestasi tingkat nasional sampai tingkat internasional pun mengambil bagian dan dihadirkan dalam diskusi tersebut. Salah satunya juga konsultan pendidikan yang sudah tidak asing lagi yakni Munif Chatib yang beberapa waktu sudah memberikan materi tentang "special moment".

Berbicara tentang pengawas hebat ini tidak ada habisnya, karena semangatnya bagai api yang selalu berkobar setiap berhadapan dengan bahan api. Nenek yang tidak lama lagi pensiun namun mendapatkan perpanjangan waktu karena prestasi dan posisi beliau sebagai pengawas. Semangat dan ilmunya terus menyebar dan disampaikan kepada guru-guru dan anak muda hebat di belahan bumi manapun. 

"Jangan pernah lelah untuk berbuat, suatu saat andil yang dilihat kecil justru menjadi pendobrak perubahan yang besar. Jika hari ini banyak kicauan atas apa yang kau perbuat, anggap saja itu bagian dalam membangun kesuksesan untuk mencapai mimpi besar. Karena pemenang selalu akan berhadapan dengan hal besar". Sekelumit kalimat itu mengalir dari lisannya karena perjuangannya bukan hal yang biasa. Ia selalu mengatakan dan bahkan ucapannya sudah menjadi sebuah buku "lelah menjadi Lillah".

Beberapa karya yang sudah ia hasilkan dan diterbitkan ber-isbn adalah ;


  • Lelah Menjadi Lillah (2017: Media Guru)
  • Pengawas Punya Cinta (2018: Media Guru)
  • Lelaki dari Pulau Simeulue (2019: Media Guru)
  • Remembering The Spring. Devotion, Love, and Respect (2019: Media Guru)
  • Sepenggal Kisah dari Jiwa Penuh Cinta dalam Antologi Puisi (2018: Jejak Publisher)
  • Dinas Bariwisata dimuat dalam Personal Recount of Thaindo di Asean Women Writers Association (2017: AWWA Publishing)
  • Cintaku Semanis Gula Aren dalam Selendang Mayang-Short Stories from around the world di Asean Women Writers Association (2017: AWWA Publishing)
  • In Toleransi dalam antologi (2017: Peniti Media)
  • Cikgu Nak Pusing-Pusing (2019: Media Guru)\Serta beberapa buku puisi dan cerpen antologi lainnya

 Sumber poto : Pribadi

 Sumber poto : Pribadi

 Sumber poto : Pribadi

 Sumber poto : Pribadi

 Sumber poto : Pribadi

 Sumber poto : Pribadi

 Sumber poto : Pribadi

 Sumber poto : Pribadi

 Sumber poto : Pribadi

 Sumber poto : Pribadi

Sumber poto : Pribadi




Meskipun beliau dan saya dengan atribut yang berbeda "SAGUSAKU DAN SAGUSABU" tetapi kami memiliki visi yang sama yang akan membawa pada tujuan yang sama untuk pendidikan. Komitmen itu harus dijalankan karena itu amanah. Tetapi dari lembaga/organisasi/komunitas manapun jika saling menguatkan dan mendukung insya Allah cita-cita Indonesia khususnya pendidikan akan tercapai. ucapnya saat mengakhiri percakapan.

#PENGAWAS MULIA KARENA KARYA#

Jika ingin bertanya atau menggali ilmu dengannya bisa dihubungi di :

FB : nuraeni pasti bisa
https://web.facebook.com/search/top/?q=nuraeni%20pasti%20bisa

IG : nuraeni62






Komentar

  1. Masya Allah Tabarakallah
    Ya Allah, segala puji hanyalah milik Allah semata
    Terima kasih Mas Bagus, karena yang menulisnya seorang penulis hebat, saya yang ditulisnya serasa menjadi hebat.
    Jazakallah Khairan Khatsira
    Semoga Allah membalas segala kebaikanmu dengan yang lebih baik lagi.
    Aamiin Yaa Rabbal'alamiin

    BalasHapus

Posting Komentar