SOSOK GURU INSPIRATIF



"Tidak ada yang lebih berharga ketika kenal dan didekatkan dengan orang-orang hebat yang menginspirasi"

Kalimat itulah yang selalu saya bangun dalam mindset saya ketika mengenal orang-orang hebat yang hadir di sekitar saya.

"Hebat itu adalah mereka yang mampu menginspirasi dan berbagi bagi banyak orang"

Tidak salah jika saya tuliskan kata-kata penguat jiwa tersebut untuk setiap orang hebat bisa tergerak dan berbagi ketika memiliki keilmuan. Itulah juga yang akhirnya mempertemukan saya dengan seorang narasumber yang luar biasa.  Beliau membangun kesadaran dan menggerakkan semangat guru di daerah untuk bangkit dan bergerak serta berbagi dengan yang lainnya.

Bunda Nuraeni itulah sapaannya setiap saya mengobrol ataupun komunikasi via medsos dengannya. Beliau seorang pengawas berprestasi nasional dengan segudang prestasi lainnya yang sudah beliau ukir. Tidak salah jika saya katakan beliau "bunda inspiratif" bagi anak-anak muda yang hari ini memiliki keilmuan tetapi belum tergerak untuk membangun kesadaran guru lainnya.

Alhamdullillah perkenalan dengan beliau saat acara Workshop Perlindungan Guru Dikdas Tahap III 2019 yang diselenggarakan oleh Kesharlindungdikdas di Hotel the Mirah - Bogor tanggal 22 s.d 25 Oktober 2019. Bunda Nur salah satu pemateri dalam acara tersebut. Tidak sembarangan narasumber apalagi yang berasal dari guru bisa menjadi pemateri. Tentunya pencapaian luar biasa itulah yang menghantarkan beliau sampai menjadi narasumber di Kementerian.

Berbicara tentang beliau salah satunya kudapatkan dari kisah inspiratif bukunya berjudul "Lelaki dari Pulau Simeulue" ada sedikit kisah prestasi yang dimuat dalam buku tersebut. Bagaimana prestasi beliau mampu membuatnya melangkahkan kaki ke beberapa negara.

Tidak hanya prestasinya saja yang membuatku kagum tetapi satu hal menjadi catatan saya adalah karakternya yang sederhana, tidak sombong meskipun dengan segudang prestasi, dan semangatnya yang selalu berapi-api agar orang-orang yang dikenalnya mau bergerak dalam meningkatkan kompetensi. Semangat beliau yang terus berkobar meski usianya tidak lagi muda namun semangatnya mengalahkan anak-anak muda. 

Itu juga yang membuat saya percaya penuh ketika beliau ingin mencetak buku saya "Asyiknya Bermatematika Dengan Media". sama sekali saya tidak mengambil keuntungan dan memberikan beliau kebebasan untuk mencetak buku tersebutn. Sebanyak 50 buah cetakan kedua yang akan beliau donasikan dengan guru-guru di daerah. 

Saya bahagia ketika ada seseorang dengan seluruh semangat jiwanya mau berbagi, maka saya pun akan melakukan hal yang sama. 

"Kebahagiaan tidak serta merta hanya berfokus pada materi, namun kebahagian akan selalu hadir dalam wujud lainnya jika setiap jiwa ikhlas berbagi".

Perjuangan beliau pun saya dukung dan saling berkolaborasi untuk pencapaian lebih cepat. Salah satu langkah yang kami lakukan adalah membangun dan mengubah mindset guru untuk berbagi dan semangat meningkatkan kompetensi diri. Di antaranya kami membangun diskusi online di group wa bersama narasumber yang berkompeten di bidangnya.  

Berawal pada tanggal 29 Februari 2020 sampai saat ini sudah beberapa kegiatan diskusi hebat dilakukan. Mulai dari pembicara guru berprestasi sampai tingkat internasional akan dihadirkan. Salah satunya juga konsultan pendidikan yang sudah tidak asing lagi yakni Munif Chatib yang akan dijadwalkan di group tersebut.

Berbicara tentang beliau tidak ada habisnya, karena semangatnya bagai api yang selalu berkobar setiap berhadapan dengan bahan api. Nenek yang tidak lama lagi pensiun namun mendapatkan perpanjangan waktu karena prestasi dan posisi beliau sebagai pengawas.

Semangat dan ilmunya terus kutiru dan kusampaikan kepada guru-guru dan anak muda hebat di belahan bumi manapun. 

"Jangan pernah lelah untuk berbuat, suatu saat andil yang dilihat kecil justru menjadi pendobrak perubahan yang besar. Jika hari ini banyak kicauan atas apa yang kau perbuat, anggap saja itu bagian dalam membangun kesuksesan untuk mencapai mimpi besar. Karena pemenang selalu akan berhadapan dengan hal besar".

Meskipun beliau dan saya dengan atribut yang berbeda "SAGUSAKU DAN SAGUSABU" tetapi kami memiliki visi yang sama yang akan membawa pada tujuan yang sama untuk pendidikan. Komitmen itu harus dijalankan karena itu amanah. Tetapi dari lembaga/organisasi/komunitas manapun jika saling menguatkan dan mendukung insya Allah cita-cita Indonesia khususnya pendidikan akan tercapai.

Yang penting dengan bertemunya kami menjadi kekuatan yang saling melengkapi untuk mencapai mimpi besar dalam membangun semangat dan meningkatkan kompetensi guru termasuk saya sendiri terus belajar.


BHP Riau

Komentar

Nuraeni pasti bisa mengatakan…

Masya Allah Tabarakallah
Terharu emakmu ini Mas...
Jazakallah Khairun Katsiran
Doa yang yang sama untukmu Anakku :)
bhp riau mengatakan…
aamiin ya Allah.. semangat yang menginspirasi bunda