PERKUAT UKHUWAH, IGI INHIL TAJA WISATA LITERASI KE TAMAN WISATA DESA SUNGAI ARA

 Dokumen : Pribadi
 Dokumen : Pribadi
Dokumen : Pribadi

Pertama kalinya Ikatan Guru Indonesia Kab. Indragiri Hilir (IGI Inhil) melaksanakan kegiatan yang bersifat keakraban. Organisasi Profesi yang terbentuk sejak April 2017 ini lebih sering melaksanakan kegiatan yang bersifat peningkatan kompetensi bagi guru. 

Sepanjang 3 tahun terbentuknya IGI Inhil banyak kegiatan yang sudah dilaksanakan di antaranya adalah Satu Guru Satu Buku (SAGUSAKU), Semangat Menulis, Launching 75 buku karya guru dan siswa selama 1 tahun menggerakkan literasi, Menjadi guru kreatif dengan menggunakan media sederhana, Lomba Cerdas Cermat pada momentum hari anak nasional, Gerakan Literasi Sekolah, Pelatihan Satu Guru Satu Blog (SAGUSABLOG), Pembuatan PTK beserta perangkatnya untuk ketiga kalinya, dan kegiatan lainnya.

Semangat dan gerakan yang IGI Inhil bangun dalam rangka memberikan sumbangsih terbaik untuk kemajuan dunia pendidikan melalui orprof. Kegiatan yang dilakukan juga mengundang para narasumber yang berkompeten dengan harga murah dan hasil berkualitas. Inilah yang selalu IGI Inhil lakukan agar guru mau keluar zona nyaman yang selama ini menina bobokkan.

Kali ini kegiatan yang ditaja oleh IGI Inhil sangat berbeda dari biasanya. Kegiatan yang bertujuan untuk mendekatkan satu dan lainnya menjadi bagian dari mempererat ukhuwah di antara anggota dan pengurus. Tidak hanya itu saja, kegiatan ini membangkitkan semangat untuk berkiorah kembali dalam menggerakkan roda organsiasi. Kegiatan yang bertepatan pasca satu minggu dilaksanakannya Workshop II PTK tepatnya Minggu, 15 Maret 2020. Adapun tujuan dari kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi saja akan tetapi juga mengunjungi dan mengangkat destinasi wisata yang ada di Kab. Indragiri Hilir.

Destinasi wisata yang menjadi tujuannya adalah "Taman Wisata Desa Sungai Ara" yang terletak di Kecamatan Kempas. Untuk menuju ke lokasi ini dibutuhkan waktu lebih kurang 2 jam dengan kecepatan kendaraan normal. Destinasi wisata yang baru dibuka masih banyak tahap perbaikan dan sarana yang harus dilengkapi. 

 Dokumen : Pribadi
Dokumen : Pribadi 
 Dokumen : Pribadi
Dokumen : Pribadi 
Dokumen : Pribadi

Mengangkat tema "Wisata Literasi" IGI Inhil pun menyambangi lokasi ini dengan menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua. Jumlah peserta yang ikut dalam kegiatan ini 18 orang. Segala persiapan sudah diatur. Ibu-ibu sudah mempersiapkan semua menu masakan yang akan dimakan di lokasi. 

Lokasi Taman Wisata yang sangat mudah ditempuh baik dengan roda dua maupun roda empat. Ketika sampai di persimpangan segitiga bertempatan dengan sekolah dasar di simpang tersebut, maka pengunjung yang dari Tembilahan tinggal belok kiri kurang lebih 1 kilo. Di depan gerbang tertulis destinasi wisata "Taman Wisata Desa Suangai Arah" yang berada di sebelah kiri. Kemudian dari depan gerbang lebih kurang 300M di mana jalannya masih sertu. 

Kondisi saat IGI Inhil menyambangi lokasi ini masih gersang dan panas. Beberapa pendopo dengan ukuran sangat luas tersusun berjajar, di tengah ada meja bundar. di sebelah pendopo ada sungai kecil yang mengitari lokasi. Sungai ini bisa ditelusuri dengan menggunakan perahu dayung berbebentuk angsa. Area yang masih luas belum banyak sarana yang tersedia di lokasi ini. Semua masih tahap pembangunan. 

Kondisi tanah gambut dan banyaknya sawit yang mengitari area juga masih sangat alami. Di sinilah kegiatan IGI Inhil lakukan. Semua menu pun terhidang dengan berbagai pilihan. Suasana gaduh dan canda terdengar mengusik langit. Kehebohan para ibu-ibu berbaju biru bertuliskan Ikatan Guru Indonesia Indragiri Hilir menjadi seragam yang saat itu dikenakan. Tidak ada sedikitpun rasa canggung satu dan lainnya untuk saling mengisi kekosongan dan canda.

 Dokumen : Pribadi
 Dokumen : Pribadi
 Dokumen : Pribadi
 Dokumen : Pribadi
 Dokumen : Pribadi
Dokumen : Pribadi

Komentar


  1. Keren banget tulisannya.
    Peserta wisata literasi semuanya buibu ya?
    Lha Mas Bagus nya di mana?
    Koq gak nampak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya nggak da poto bunda. Hanya menemani saja. hehehe

      Hapus

Posting Komentar