NOER, WANITA MANDIRI YANG MENGEDUKASI

 Dokumen Pribadi Narasumber

 Dokumen Pribadi Narasumber

 Dokumen Pribadi Narasumber

 Dokumen Pribadi Narasumber

Dokumen Pribadi Narasumber


Sosok menginspirasi bisa datang dari mana saja dengan berbagai profesi yang menghadirkan banyak kebermanfaatan bagi yang lainnya. Saya pun ingin selalu menuliskan sosok wanita-wanita hebat yang menginspirasi banyak orang. Kali ini saya mengangkat sosok wanita mandiri yang mengedukasi. Semangat dan kemampuannya dalam dunia pendidikan justru hadir saat ia di tengah ujian. Tetapi apa yang ia rasakan mampu ia ubah menjadi hal yang positif bagi dirinya. Sosok Ibu dua anak ini adalah wanita mandiri dan selalu ingin belajar untuk mengembangkan kemampuannya dalam dunia pendidikan.

Sosok edisi kali ini, saya menghadirkan wanita mandiri dan mengedukasi dari tanah kelahiran Majalengka. Ia  adalah sosok aktif dan terus bergerak untuk berbagi dengan guru-guru tanah air. Wanita bernama lengkap "Aan Nurhasanah" merupakan anak pertama dari tujuh bersaudara yang terdiri dari satu laki-laki dan lima perempuan. Profesinya sebagai seorang pengawas SMK KCD X Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dari tahun 2006 sampai sekarang. Sebelumnya ia merupakan kepala sekolah di SMK. Perjuangannya dalam dunia pendidikan sampai menjadi pengawas dimulai dari Diploma II IKIP Bandung, kemudian dilanjutkan ke pendidikan S1 dengan mengambil jurusan Bahasa dan Sastera Indonesia, kemudian dilanjutkan mengambil pascasarjana S2 Jurusan Manajemen Pendidikan.

Menjadi single parent (orang tua tunggal) sejak anak pertama kelas 2 SMP sampai sekarang bukanlah hal yang mudah ia lewati. Anak pertama perempuan "Fuzianty Sukmana" dan kedua laki-laki "Rizky Nugraha Sukmana".  Kepergian anak kedua di usia 19 tahun yang masih muda  pada tahun 2011, ia sempat merasa terpukul. Tetapi kondisi itu tidak ingin berlarut-larut ia rasakan. Justru dengan ujian yang Allah hadirkan dalam kehidupannya akhirnya mampu ia ubah menjadi hal yang positif bagi kehidupannya. Kepahitan perjalanan hidup menempanya menjadi pribadi mandiri, independen. Totalitas dan loyalitasnya terhadap pekerjaan benar-benar ia tekuni dengan baik. Ia berusaha memberikan yang terbaik bagi profesinya.

Kerja keras dan tanggungjawab yang tinggi akhirnya menghantar nenek dua cucu ini untuk mencapai prestasi juara I sebagai  Pengawas SMK berprestasi tingkat Kab. Cirebon, juara III tingkat Provinsi Jawa Barat di tahun 2014, I tingkat Provinsi Jawa Barat sebagai  Pengawas SMK berprestasi, dan menjadi finalis tingkat Nasional. Penghargaan yang ia dapatkan karena dedikasinya yang tinggi terhadap tugas dan profesi yang ia emban.

Sosok Ibu berprestasi ini usianya sudah mendekati kepala enam, tetapi semangat dan kontribusinya untuk pendidikan tak pernah surut dalma berbagi kepada guru-guru tanah air. Tidak hanya prestasi dan penghargaan saya yang ia dapatkan, tetapi dari motivasinya sebagai pengawas berprestasi ia pun mengaktualisasi dirinya dalam beberapa tulisan hingga tulisannya pun menjadi buku, Sumbangsihnya terhadap perbukuan Indonesia patut mendapatkan tempat dan apresiasi bagi dunia pendidikan. Karena sangat jarang pengawas mendedikasikan dirinya juga dalam tulisan-tulisan.  Karya dari goresan tangannya sudah menghasilkan 6 buku yang terdiri dari 4 buku antologi puisi hasil kolaborasi bersama dan 2 buku Antologi tunggal yang berjudul "Bilur Rindu" dan dan "Puisi Ungkapa Hati".

Nenek dua orang cucu ini tak pernah berhenti dalam bergerak dan menggerakkan guru-guru untuk mau berubah dan meningkatkan kemampuannya sebagai seorang guru. Baginya "Waktu adalah napas yang takkan pernah kembali" oleh karena itu, setiap ada peluang dan kesempatan, ia selalu ambil. Padatnya kegiatan yang ia jalani selain tugas utama sebagai Pengawas Sekolah, ia sangat menikmati dan melaksanakan semua dengan tanggungjawab penuh.

 Dokumen Pribadi Narasumbe

 Dokumen Pribadi Narasumber

 Dokumen Pribadi Narasumber

 Dokumen Pribadi Narasumber

 Dokumen Pribadi Narasumber

Dokumen Pribadi Narasumber


"Saya ingin hidup bermanfaat bagi keluarga maupun orang lain yang berada di sekitar kita" ungkapannya saat saya tanya mengapa ia masih aktif dan bergerak untuk guru-guru tanah air. "Saya mekar karena memar" ujian itulah yang membuatnya selalu ingin bergerak dan berbagi untuk banyak orang. Baginya ujian bukan untuk ditangisi apalagi disesali, tetapi seseorang yang diuji harus mampu mengubah sesuatu ujian menjadi hal yang positif dalam hidup. Memang tidak mudah, tetapi juga itu tidak sulit jika mengawali sesuatu dengan mengubah apa yang ada pada mindset diri.

Ibu hebat single parent ini sudah menunaikan ibadah haji, sekarang ia berdomisili di Kota udang Cirebon. Ia aktif di organisasi profesi sebagai pengurus Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) baik di tingkat Kabupaten Cirebon maupun Provinsi Jawa Barat. Ia pun aktif dalam mengikuti setiap kegiatan yang diadakan oleh  (APSI) baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun tingkat nasional. Aktivitasnya yang lain sebagai Pengajar Diklat Calon Kepala Sekolah/Penguatan KS (LPPKSP Kemendikbud dari 2011-sekarang), Narsum/Pengajar di Subdit Kesharlindung Dikdas. Banyaknya tugas yang diemban dari kementerian pendidikan dan kebudayaan, serta dari BAN-S/M  membuatnya sering berkeliling  nusantara.

"Hidup adalah menapaki konsekuensi dari keputusan yang kita ambil" itulah kalimat penyemangat yang ia sampaikan saat saya bertanya apa yang membuat ia menikmati dan bisa seperti saat ini. Salah satunya ia tidak pernah membiarkan peluang itu pergi sekecil apapun ia akan berusaha menangkapnya dan melakukan yang terbaik untuk hasil yang maksimal.

Sosok hebat pengawas berprestasi ini memiliki banyak pengalaman dalam dunia pendidikan di antaranya adalah :

  • Tugas ke seantero wilayah nusantara sebagai Master Trainer Diklat Calon Kepala Sekolah. 
  • Pengajar Diklat Penguatan Kepala Sekolah Indonesia. Tugas dari LPPKSP Kemendikbud Solo.
  • Ke luar negeri, tugas organisasi APSI.
  • LPPKSPS Lembaga Pengenbangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah
  • Narasumber dalam kegiatan-kegiatan Subdit Kesharlindung Dikdas Kemendikbud Jakarta (seperti Bimtek Perlindungan Guru)
  • Narsum untuk diklat Calon Kepala Sekolah  serta Diklat Penguatan Kepala Sekolah (LPPKSPS Solo) 
  • Narsum Supervisi Mutu Sekolah, Fasilitator Kur. 13 (LPMP Jabar)



Begitu juga beberapa pelatihan yang pernah ia ikuti.
  • Diklat Calon Penilai Angka Kredit Guru/Pengawas
  • Diklat Asesor Akreditasi Sekolah
  • Diklat Master Trainer CKS Calon Kepala Srkolah
  • Diklat Pengajar Diklat Penguatan Kepala Sekolah
  • Diklat Penguatan Pengawas Sekolah
  • Diklat Fasilitator Supervisi Mutu
  • Diklat Fasilitator Kurikulum 13
Di sela-sela kesibukannya ia selalu meluangkan waktunya untuk menulis terutama dalam menulis puisi. Saat ia menjadi guru dulu, ia pernah membuat Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan masuk ke ajang Nasional. Tetapi sosok Ibu penyuka warna hitam ini tidak meneruskan tulisannya untuk karya-karya ilmiah, ia lebih memilih menulis cerita fiksi terutama saat ia menjadi pengawas sekolah. Cerita fiksi lebih ia sukai apalagi saat kepergiaan anak bungsunya. Hobinya dalam dunia tulis menulis akhirnya ia memberanikan diri menulis novel yang mengangkat kisah tentang perjuangan seorang wanita tangguh yang mandiri dengan sumber inspirasi berdasarkan pengalaman pribadi. Menjelang usia pensiun ia tetap berupaya melakukan segala sesuatu sepenuh hati, baginya setiap pekerjaan yang diawali dengan niat yang tulus dan ikhlas akan menjadi amal yang terbaik untuk kehidupan selanjutnya.

Sosok wanita yang biasa disapa "Bunda Noer" ini pun mengakhiri komunikasinya via gawai saat saya menanyakan "Apa pesan yang ingin Bunda berikan kepada guru-guru hebat tanah air."

"Lakukan sesuatu dengan niat dan komitmen yang kuat terhadap tugas dan tanggungjawab yang diberikan. Jadikan pekerjaan yang dilakukan sebagai amal terbaik yang akan menghantarkan pada kebaikan untuk kehidupan selanjutnya. Jangan pernah menyerah dengan keadaan, karena sesungguhnya Allah sudah mempersiapkan yang terbaik bagi setiap hambanya."


 Dokumen Pribadi Narasumberr

Dokumen Pribadi Narasumber

 Dokumen Pribadi Narasumber

Dokumen Pribadi Narasumber

Komentar


  1. Terima kasih MasGus, sudah mengemas sedikit cerita tentang Bunda. Sungguh, tentang Bunda yang biasa2 saja, menjadi sangat terasa luar biasa dengan balutan bahasamu yang apik dan runut. Semoga narasi2 inpiratif yang MasGus sajikan, menjadi motivasi bagi setiap orang yang mata hatinya terbuka untuk mengambil hal positif dari setiap sosok yang disuguhkan.
    Sukses untukmu MasGus, dan tetaplah berkarya.

    Santun terhatur, sekali lagi terima kasiiiiih, Mas @bhp Riau

    BalasHapus
  2. wow....menginspirasi sekali cerita ini, tulisannya juga sangat apik dan lumer dibaca, kapan ya saya bisa menulis?

    BalasHapus

Posting Komentar