MENULIS ITU KEBUTUHAN




Bagi sebagian orang menulis adalah pekerjaan yang berat. Meskipun semua ide dan gagasan sudah ada di dalam pikiran. Namun ketika ingin merealisasikannya dalam bentuk tulisan selalu banyak kendala.Sulitnya membuat rangkaian kata, dari beberapa kata yang akan disatukan, ide yang mati, mood yang menurun, semangat yang fluktuatif, dan berbagai alasan lainnya. Kendala inilah yang banyak dihadapi oleh setiap orang. Sekalipun ia sebagai guru, dosen, pembicara, artis, dan profesi hebat lainnya.


Jika sudah berhadapan dengan menulis tidak semua profesi tersebut mampu melakukannya. Di sinilah kehebatan seorang penulis dalam merealisasikan ide pemikirannya untuk mencapai tujuannya. Dengan itu semua bagiku menjadi satu tolak ukur, bahwa seorang penulis itu adalah orang hebat yang mampu membuat berbagai skenario, tokoh, dan setingan lainnya yang dia inginkan. Sehingga keinginannya bisa tercapai dengan sempurna. Itu semua hanya bisa dilakukan oleh seorang penulis.

Kenikmatan itu juga akhirnya yang aku rasakan sebagai seorang penulis. Bahwa menulis bukan hanya menyampaikan ide dan gagasan saja, namun menulis menjadi sebuah kebutuhan yang begitu nikmat dirasakan. Bagaimana tidak, kenikmatan itu saat semua yang dirasakan, dilihat, didengar mampu dituangkan ke dalam sebuah tulisan bisa dibaca oleh setiap orang. Sekalipun mungkin kita sendiri yang akan menjadi pembacanya. Kenikmatan itulah menjadi hal yang mampu memuaskan seorang penulis termasuk yang saya rasakan. Apalagi tulisan yang dibuat bisa berbentuk sebuah buku, tentu nikmatnya tiada terkira.

Tulisan yang dihasilkan inilah yang sampai saat ini bagiku adalah kesenangan yang sudah menjadi kebutuhan bukan sebuah kewajiban lagi. Banyak karya yang akhirnya lahir dari setiap tulisan dan ide yang dihasilkan. Baik berbentuk artikel ilmiah, cerita berupa cerpen atau novel. Apalagi ide dan tulisan yang kita tuliskan menjadi penyemangat dan perubahan bagi orang lain.

"Jadikan menulis sebagai bagian kebutuhan bukan sebagai kewajiban, nikmati dan rasakan saat karyamu hadir di tengahmu"


Komentar