ATY, GURU INSAN CENDEKIA JAMBI KANDIDAT DOKTOR DI USIA SETENGAH ABAD

Gambar mungkin berisi: 1 orang
Sumber dokumen Narasumber

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang tersenyum, orang berdiri
Sumber dokumen Narasumber

Wanita - wanita inspiratif yang memberi pencerahan bagi dunia pendidikan kini  berdiri tegak menunjukkan identitas dan semangatnya dalam berkiprah bagi profesinya. Kehebatannya tidak lagi untuk diri sendiri tapi bagaimana ilmu yang mereka miliki bisa ditularkan juga untuk guru-guru lainnya. Kreativitas dan inovasi terus hadir dalam dunia pendidikan ketika guru diberikan kebebasan dan kemandirian untuk membangun kompetensi dan kemampuannya.

Kemampuan literasi salah satunya mengalami percepatan beberapa tahun silam belakangan ini. Banyaknya wanita-wanita hebat ikut aktif terlibat dalam setiap kesempatan dan bahkan memberikan sumbangsih secara sukarela baik tenaga, pikiran, dan kontribusi ide terkait apa saja yang harus dilakukan untuk mempercepat tercapainya proses tujuan pendidikan nasional. Edisi kali ini pun saya mengangkat sosok wanita hebat yang berdomisili di pesisir timur di bangian tengah Pulau Sumatera tepatnya Provinsi Jambi. Jambi adalah nama provinsi yang memiliki ibukota sama dengan nama provinsinya. 

Di kota inilah sosok wanita bernama "Aty Mulyani" yang biasa dipanggil dengan nama Aty yang bekerja sebagai guru MAN Insan Cendekia Jambi memulai aktivitas kesehariannya. Wanita kelahiran Cilacap, 21 Maret 1970 ini merupakan guru yang mengampu bidang studi Biologi yang kesehariannya dekat dengan kehidupan alam yang menjadi tempat inspirasinya. Ibu dari suami yang bernama Sunarto Achsan ini memiliki tiga buah hati yaitu Dimas Abimanyu, Yudhi Asmara, dan Suni Khanifah.

Wanita yang sebentar lagi akan menyemat gelar doktor ini menyelesaikan pendidikan formalnya SD tahun 1983, SMP tahun 1986, MAN Olak Kemang tahun 1993, kemudian melanjutkan pendidikan di FKIP Universitas Jambi (UNJA) jurusan Biologi tahun 2003, kemudian melanjutkan pendidikan Maguster Pendidikan Sains UNJA tahun 2012, dan terakhir kandidat doktor Pendidikan Sains UNJA ankgkatan I. 

Gambar mungkin berisi: 4 orang, termasuk Nur Badriyah, orang tersenyum, orang berdiri
Sumber dokumen Narasumber : Temu 1000 Penulis di Perpusnas RI

Sebagai guru, ia aktif dan berusaha memberikan yang terbaik buat siswanya di sekolah atas keilmuan yang ia miliki. Pengalamannya sebagai seorang guru yang bermula di MAN Olak Kemang tahun 2004 s.d 2007, dan MAN Insan Cendekia Jambi dari tahun 2007 s.d sekarang. Sebagai sosok yang akan menyemat kandidat doktor ia pun memiliki beberapa prestasi yang pernah diraihnya di beberapa event yang ia ikuti. Seperti Guru MA berprestasi terbaik II se Kota Jambi tahun 2005, Guru MA Pembuat Alat Peraga Pendidikan berprestasi Terbaik I tahun 2005, Pemenang I lomba Pembuatan Media Pembelajaran Tk. Prov. Jambi yang dilaksanakan oeh Fakultas dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi (FKIP UNJA) tahun 2009, dan juara II Pidato Tk. Kota Jambi 2009.

Gambar mungkin berisi: 8 orang, termasuk Ishak Bachtiar, orang tersenyum
Sumber dokumen Narasumber : Temu 1000 Penulis di Perpusnas RI

Kreativitas dan inovasinyalah yang menghantarkan wanita berkacamata ini bisa menjadi terbaik I dalam pembuatan alat peraga pendidikan. Karya yang ia hasilkan mengundang decak kagum para tim penilai dengan karya inovatif yang dihasilkannya. Selain ditunjang dengan kemampuannya dalam berkarya ia pun aktif mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan (diklat) dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kompetensinya. 
Berikut beberapa kegiatan yang pernah diikuti ;
  • Diklat Fasilitator Biologi/Pusdiklat Depag. 16-25 April 2006
  • Diklat Fasilitator Biologi/Pusdiklat Depag. 16-25 April 2008
  • Diklat Fasilitator Biologi/Pusdiklat Depag. 15-24 Juni 2010
  • Magang Guru Biologi/MAN IC Serpong. 29-13 Juni 2007
  • Orientasi KBK/ Kanwil depag Jambi. Juli 2005
  • Pembuatan spesimen basah dan kering/UNJA. 2004
  • Pengembangan Kurikulum UNJA/PPs. 2012
  • Pelatihan Evaluasi Pembelajaran UNJA/PPs. 2012
  • Penulis Artikel di Majalah Al Khautsar Kanwil Kemenag Prov. Jambi.
  • Pemakalah Seminar Nasional MIPA-PMIPA 2013 IAIN Sultan Thaha Saifudin Jambi.
  • Pemakalah Seminar Nasional IAIN Sultan Thaha Saifudin Jambi Oktober 2014
  • Diklat Kurikulum K13 tahun 2014
  • Diklat Kurikulum K13 tahun 2016
  • Pemakalah Seminar ICET UNJA November Tahun 2014.
  •  Pembimbing Peserta Lomba KIR LIPI 2015 Pemenang 1 Nasional dan mewakili Indonesia di Arizona, Amerika 2016
  • Workshop STEM, NEWTON FOUND, LIPI Jakarta 2015
  • Workshop STEM, INTEL, LIPI Jakarta 2015
  • Tolk Show HKI, LIPI Jakarta 2015
  • Peserta  Seminar Internasional JISE UNJA 2016
  •  Pemakalah Seminar Regional PBI Jambi 2016
  • Pembimbing Olympiade Biologi KSM Pontianak 2016
  • Dll.
Semangatnya dalam mengikuti berbagai pelatihan tidak membuat wanita ini mau berdiam diri, ia pun mengikuti dan menggeluti beberap aorganisasi 
  •  Pengurus RT 18 bidang Pemberdayaan Sumber Day  Wanita
  •  Pengurus Pengajian Muslimah RT 18
  • Dewan Pembina Ikatan Pemuda RT 18
  • Bendahara Forum Alumni MIPA UNJA 2015-sekarang
  • Sekretaris Ikatan Guru Indonesia Kab. Muaro Jambi
  • Pengurus Paguyuban Wisnu Murti Divisi Pendidikan Provinsi Jambi 2016-2021
Disela-sela kesibukan dan aktivitas pendidikan yang padat, ia masih memilki waktu untuk bisa menggerakkan guru-guru melalui organisasi yang ia gerakkan. Diusianya yang setengah abad keinginannya yang kuat dalam menempuh pendidikan hingga ke jenjang S3 sebagai cerminan bahwa semangatnya yang kuat mengalah usianya yang setengah abad. Pendidikan baginya bagian terpenting yang harus dimiliki setiap orang bukan terkait pada masalah usia. Di usianya yang tidak muda lagi ia berharap apa yang ia lakukan bisa menjadi penyemangat bagi rekan-rekan guru muda yang masih memiliki kesempatan dan kesehatan untuk tetap meraih pendidikan yang terbaik untuk hidup. 

Pendidikan menjadi jalan bagi setiap orang keluar dari kebodohan. Hanya pendidikan yang bisa mengubah mindset dan stigma masyarakat yang berkembang, ngapain sekolah tinggi-tinggi nanti akan ke dapur juga. Inilah yang harus diubah oleh setiap guru dengan mengatakan pendidikan ujung tombak perubahan bagi setiap orang. Tidak yang lain, hanya pendidikan mampu menjawab semua. Ucapnya diterakhir komunikasi.









Komentar

  1. Wah, dinda BHP nih spesialis menulis biografi mini . Saya mau dong menulis biografi mini juga tapi tentang dirimu. Bolehkah?

    BalasHapus

Posting Komentar